Serangan Rusia kembali menewaskan tiga orang, termasuk seorang anak, di sebuah distrik di timur laut ibu kota Ukraina, Kyiv. Insiden ini terjadi di tengah peningkatan serangan Rusia terhadap ibu kota Ukraina dalam beberapa bulan terakhir.
Kepala administrasi militer regional, Tymur Tkachenko, melalui Telegram menyatakan bahwa serangan pada Jumat (7/8) di distrik Brovary menewaskan tiga orang dan melukai tiga lainnya. Puing-puing yang berjatuhan merusak rumah dan kendaraan, serta memicu kebakaran di sebuah bangunan non-perumahan.
Layanan darurat negara Ukraina membagikan foto-foto bangunan yang hancur dan dilalap api. Disebutkan bahwa serangan di desa Pukhivka menghancurkan sebuah rumah bertingkat dua dan dua mobil, serta menyebabkan kebakaran di sebuah gudang.
Seorang reporter AFP di Kyiv mendengar belasan ledakan saat angkatan udara Ukraina memperingatkan tentang "ancaman penggunaan senjata balistik dari utara". Sebelumnya, administrasi militer Kyiv telah mengumumkan peringatan serangan udara dan menginstruksikan warga untuk berlindung. Empat orang dilaporkan terluka akibat serangan semalam di kota itu.
Artikel Terkait
Rusia dan Ukraina Kembali Bertukar 103 Tawanan Perang
Serangan Udara Rusia-Ukraina Tewaskan 19 Orang, Rusia Klaim Cegat 822 Drone
Rusia Mulai Impor Bensin dari India di Tengah Serangan Ukraina ke Kilang
Rusia Manfaatkan Tekanan Pertahanan Udara Ukraina, 12 Tewas dalam Serangan Rudal Balistik