Netanyahu dan Trump Berselisih Soal Kesepakatan Gaza

- Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:35 WIB
Netanyahu dan Trump Berselisih Soal Kesepakatan Gaza

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunjukkan perbedaan pandangan yang tajam mengenai kesepakatan perdamaian di Jalur Gaza. Netanyahu menegaskan bahwa pemerintahannya tetap berkomitmen pada kebutuhan keamanan di wilayah tersebut, sebuah pernyataan yang semakin mempertegas adanya keretakan hubungan antara kedua pemimpin sekutu itu.

Dalam sebuah video yang diunggah ke akun media sosialnya pada Selasa (4/8) malam, Netanyahu mengungkapkan bahwa tim Trump "meyakini mereka dapat mewujudkan perlucutan senjata Hamas dan demiliterisasi Gaza". Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya belum menyetujui draf kesepakatan yang dikirimkan oleh Dewan Perdamaian, sebuah lembaga yang terlibat dalam negosiasi.

"Kami sedang mengkajinya. Mereka mengirimkan draf kepada kami kami tidak menyetujuinya, itu bukan draf dari kami. Kami telah mengirimkan tanggapan kami," kata Netanyahu dalam pernyataan video tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency dan Middle East Monitor pada Kamis (6/8).

Pernyataan ini muncul setelah surat kabar Israel Hayom, yang mengutip sumber Israel tanpa menyebut nama, melaporkan bahwa Netanyahu menyampaikan penolakan dalam pertemuan dengan utusan utama Dewan Perdamaian untuk urusan Gaza, Nickolay Mladenov, pada Senin (3/8). Netanyahu menegaskan bahwa pemerintahannya tetap berkomitmen pada apa yang disebutnya sebagai "kebutuhan keamanan" di Jalur Gaza. Pemimpin sayap kanan Israel itu kembali menegaskan bahwa militer Israel tidak akan mundur dari posisinya di Jalur Gaza hingga Hamas dilucuti senjatanya sepenuhnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags