Gelombang Panas Ekstrem di Korea Selatan Tewaskan 16 Orang

- Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:50 WIB
Gelombang Panas Ekstrem di Korea Selatan Tewaskan 16 Orang

Gelombang panas yang melanda Korea Selatan telah menewaskan 16 orang sejauh ini. Kementerian Dalam Negeri setempat menyampaikan hal itu pada Selasa (4/8), saat negara tersebut terus dilanda suhu ekstrem.

Sepanjang periode 15 Mei hingga 2 Agustus, tercatat 2.025 orang menderita penyakit terkait panas, dengan 16 di antaranya meninggal dunia. Data ini disampaikan dalam pernyataan resmi kementerian, seperti dikutip dari kantor berita AFP.

Rekor suhu panas di Korea Selatan telah pecah tiga kali dalam sepekan terakhir. Rekor terbaru tercatat di kota Yangsan, yang mencapai 42,5 derajat Celsius pada Minggu lalu. Kota ini menjadi episentrum gelombang panas, dengan suhu menembus 40 derajat Celsius selama lima hari berturut-turut. Sementara itu, sejumlah kota lain seperti Daegu dan Busan juga mengalami kenaikan suhu hingga di atas 30 derajat Celsius.

Warga pun berbondong-bondong ke pusat perbelanjaan atau kafe ber-AC untuk menghindari panas yang menyengat. "Saya tidak bisa memikirkan hal lain selain tinggal di tempat-tempat ber-AC seperti rumah, pusat perbelanjaan, dan kafe," ujar seorang pekerja kantoran bernama Ju Dong-yeol (27).

Ibu kota Seoul berada di bawah peringatan "gelombang panas parah" tingkat tertinggi pada Selasa (4/8), dengan suhu diperkirakan melonjak mendekati 40 derajat Celsius. Badan cuaca Korea Selatan mengeluarkan peringatan bahwa "panas ekstrem yang mengancam jiwa diperkirakan akan terjadi".

Lebih dari 20 wilayah telah ditempatkan di bawah peringatan gelombang panas darurat sejak Minggu lalu. Peringatan ini merupakan kategori baru yang diperkenalkan tahun ini untuk merespons kenaikan suhu yang semakin ekstrem.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags