Pramono Siapkan RPTRA Borobudur sebagai Lokasi Alternatif Liga Aspal

- Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:15 WIB
Pramono Siapkan RPTRA Borobudur sebagai Lokasi Alternatif Liga Aspal

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan RPTRA Borobudur sebagai lokasi alternatif untuk Liga Aspal di Menteng, Jakarta Pusat. Langkah ini diambil setelah penggunaan lahan milik PT KAI untuk aktivitas tersebut tidak lagi diizinkan.

"Tetapi secara khusus untuk yang di Liga Aspal, karena memang KAI sudah memutuskan itu, maka salah satu alternatif yang kami lakukan adalah menggunakan RPTRA Borobudur atau lapangan Borobudur boleh digunakan untuk Liga Aspal tadi," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Pramono menegaskan bahwa kebutuhan ruang bermain dan berolahraga bagi anak-anak Jakarta harus menjadi perhatian. Ia telah memerintahkan jajarannya untuk menyiapkan RPTRA Borobudur sebagai lokasi digelarnya Liga Aspal.

"Tetapi bagaimanapun anak-anak di Jakarta ini kan juga butuh sarana untuk olahraga. Maka saya sudah memutuskan untuk RPTRA Borobudur maupun lapangan sepak bola Borobudur yang tidak jauh dari tempat itu kami akan sempurnakan," lanjutnya.

Pramono mengungkapkan bahwa saat ini Jakarta memiliki sekitar 47 fasilitas lapangan sepak bola. Sebanyak 14 di antaranya merupakan stadion, sementara sekitar 33 lainnya merupakan lapangan yang berada di tengah masyarakat.

Ia pun telah memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan kualitas sejumlah lapangan agar lebih layak digunakan masyarakat. "Beberapa saya sudah perintahkan untuk dilakukan penyempurnaan supaya masyarakat akan lebih mudah untuk bisa berolahraga," ucapnya.

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta tidak memberikan izin lahan tidur di Menteng, Jakarta Pusat, dipakai sebagai arena bermain bola warga. KAI menyoroti soal keselamatan perjalanan KA dan warga.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa aktivitas bermain sepak bola maupun kegiatan masyarakat lainnya tidak diperbolehkan dilakukan di area right of way (ROW) atau ruang milik jalur kereta api. Kawasan tersebut merupakan bagian dari prasarana perkeretaapian yang diperuntukkan bagi kepentingan operasional, pemeliharaan, serta keselamatan perjalanan KA.

"Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Area ROW adalah ruang milik jalur kereta api yang hanya diperuntukkan bagi kepentingan operasional perkeretaapian, termasuk pemeliharaan, inspeksi, dan pengembangan prasarana. Berdasarkan hasil kajian keselamatan, aktivitas seperti bermain sepak bola maupun kegiatan masyarakat lainnya di area tersebut memiliki risiko yang sangat tinggi terhadap pemain, penonton, maupun perjalanan kereta api. Karena itu, penggunaannya tidak dapat kami izinkan," kata Franoto, Sabtu (1/8).

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags