Polda Sumatera Selatan kembali menggelar Gerakan Belida Asri, sebuah aksi nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya menyasar rumah ibadah, tetapi juga jalan, selokan, dan ruang publik yang digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Sebanyak 180 personel diterjunkan dalam aksi serentak yang melibatkan Polrestabes Palembang dan Polres Musi Banyuasin. Mereka bergerak bersama membersihkan sampah dan menata lingkungan agar lebih bersih, sehat, serta nyaman.
Di Kota Palembang, 150 personel membersihkan lingkungan rumah ibadah di Kecamatan Seberang Ulu II, antara lain Masjid Azhariyah di Jalan A. Yani, Lorong Gumai, RT 19, Kelurahan 14 Ulu, serta Masjid Al-Muhammad Cheng Ho. Sejak kegiatan dimulai, para peserta menyebar ke sejumlah titik. Ada yang membersihkan halaman masjid, toilet, lingkungan sekitar tempat ibadah, hingga lokasi pembuangan sampah. Sampah yang berserakan dikumpulkan, sementara fasilitas masjid dibersihkan agar lebih nyaman digunakan jemaah.
Gerakan serupa juga berlangsung di Kabupaten Musi Banyuasin. Sebanyak 30 personel diterjunkan untuk membersihkan kawasan Jalan Merdeka, Kelurahan Serasan Jaya, tepatnya di depan SMAN 1 Sekayu. Di lokasi tersebut, petugas menemukan sampah dan dedaunan yang menumpuk di badan jalan serta di dalam selokan. Seluruh sampah kemudian diangkat agar tidak menghambat aliran air maupun mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya mengatakan, Gerakan Belida Asri bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi ajakan untuk membangun kepedulian dan tanggung jawab bersama.
"Gerakan Belida Asri merupakan bentuk nyata kepedulian Polda Sumsel dan jajaran terhadap kebersihan lingkungan. Kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga rumah ibadah, jalan, saluran air, dan ruang publik agar tetap bersih, sehat, dan nyaman," kata Nandang dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/8/2026).
Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya melalui kegiatan sesaat. Dibutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar kebersihan dapat menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.
"Menjaga lingkungan bukan hanya tugas petugas kebersihan atau pemerintah. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Langkah kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan dan rutin membersihkan lingkungan akan memberikan dampak besar bagi kesehatan dan kenyamanan masyarakat," ujarnya.
Melalui Gerakan Belida Asri, Polda Sumsel juga terus memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Semangat gotong royong yang terbangun diharapkan terus tumbuh dan tidak berhenti setelah kegiatan selesai.
"Gerakan di Palembang dan Musi Banyuasin tersebut menjadi pengingat bahwa perubahan besar dapat dimulai dari tindakan sederhana memungut sampah, membersihkan selokan, serta merawat rumah ibadah dan ruang bersama. Ketika Polri dan masyarakat bergerak dalam semangat kebersamaan, lingkungan yang bersih, sehat, dan asri bukan sekadar harapan, melainkan kebiasaan baik yang dapat diwariskan," tutupnya.
Artikel Terkait
Warga Pagar Alam Rasakan Manfaat Program Polri, dari Sumur Bor hingga Pos Kamling
Kapolda Sumsel Instruksikan Jajaran Turun ke Desa untuk Serap Aspirasi dan Cegah Karhutla
Polda Sumsel Kembalikan Barang Bukti ke Pemilik Sah, Kapolda Tegaskan Komitmen Pemulihan Hak Korban
Kapolda Sumsel Canangkan Sabuk Kamtibmas, Ajak Warga Jadi Benteng Sosial