Sejak masih menjabat bupati hingga kini sebagai Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru telah 17 kali memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI. Konsistensi itu menjadi bagian dari pengabdiannya dalam menanamkan semangat perjuangan kepada generasi penerus.
Pada peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026, Herman kembali bertindak sebagai inspektur upacara di Halaman Griya Agung Palembang. Ia mengajak generasi muda untuk menjaga semangat kemerdekaan melalui karakter, kerja keras, pengetahuan, persatuan, dan keberanian berkompetisi.
Perjalanan panjang itu dimulai saat Herman menjabat Bupati Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) dua periode sejak 23 Agustus 2005-2010. Selama masa tersebut, ia sepuluh kali menjadi inspektur upacara. Kemudian, pada periode pertamanya sebagai Gubernur Sumsel (2018-2023), ia lima kali memimpin upacara. Di periode kedua, ia kembali dipercaya dua kali, yakni pada 2025 dan 2026.
Herman mengungkapkan, setiap momentum peringatan kemerdekaan memberikan makna tersendiri baginya. Menurut dia, peringatan HUT Kemerdekaan bukan sekadar seremoni, melainkan momen untuk mengingat perjuangan para pahlawan sekaligus mengevaluasi apa yang telah dilakukan generasi saat ini dalam mengisi kemerdekaan.
Ia menekankan pentingnya menjaga keberagaman sebagai kekuatan bangsa yang tetap berada dalam bingkai persatuan Indonesia. Keberagaman tersebut dapat diekspresikan melalui penggunaan pakaian atau kostum daerah dalam berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan.
"Bagaimana kita mengisi kemerdekaan ini agar para pahlawan tidak kecewa dengan generasi berikutnya. Spirit kita tetap spirit menang, spirit merdeka," ujar Herman dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).
Herman menegaskan bahwa berbagai pencapaian yang telah diraih bukanlah titik akhir dari sebuah perjuangan. Sebaliknya, setiap keberhasilan harus menjadi pijakan untuk terus meningkatkan prestasi.
"Ini bukan puncak kulminasi. Ini justru kita terus mendaki dan menyadari bahwa setiap perjuangan untuk mendapatkan prestasi yang lebih baik tentu melalui pendakian," kata Herman.
Ia juga mengingatkan bahwa perjuangan meraih prestasi membutuhkan kerja keras, kebersamaan, gotong royong, dan persatuan. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting bagi bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Khusus kepada generasi muda, Herman berpesan agar kemerdekaan diisi dengan memperluas wawasan dan pengetahuan tanpa kehilangan karakter sebagai generasi pejuang.
"Generasi muda di zaman modern ini, isilah kemerdekaan dengan pengetahuan yang luas dan karakter yang tetap menjadi karakter pejuang. Kepada para pemuda, teruslah berani berkompetisi," pesan Herman.
Upacara Berlangsung Khidmat
Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Griya Agung, Senin (17/8), berlangsung khidmat. Upacara diawali dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Provinsi Sumsel. Rangkaian upacara dilanjutkan dengan pembacaan teks Undang-Undang Dasar 1945 oleh Ketua DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdie.
Bertindak selaku Komandan Upacara adalah alumni Akademi Militer (Akmil) tahun 2008 yang sehari-hari menjabat sebagai Danyon 141/AYJP Brigif 8/Garuda Cakti, Letkol Inf. Ratno Edy Putra. Pembawa Bendera Merah Putih adalah pelajar SMA IT Harapan Mulia Anastasya Shafina Sastradiredja.
Sementara itu, pengibar bendera terdiri atas siswa SMAN 1 Ujanmas Alfatih Putra sebagai penggerek, siswa MAN 1 Lahat Muhammad Frisky Fadly sebagai pengibar, dan siswa SMAN 3 Palembang M Prince Farid Al-Qodri sebagai pembentang.
Adapun Komandan Paskibraka dipercayakan kepada Danunit Intel Lanal Palembang Lettu Laut (P) Willy Andreas. Komandan Peleton Pasukan 45 yakni Lettu (AU) Lek Efrandy, sedangkan Komandan Kelompok 17 yakni siswa SMAN 3 Martapura Gilang Tri Andika.
Masih dalam rangkaian peringatan, Herman Deru didampingi Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyaksikan Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI secara virtual dari Aula Joglo Griya Agung Palembang. Upacara yang disiarkan langsung dari Istana Merdeka, Jakarta, itu dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto.
Nuansa keberagaman semakin terasa dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan tersebut. Para pejabat dan undangan tampak mengenakan pakaian adat khas Sumsel sebagai simbol kekayaan budaya sekaligus pengingat bahwa keberagaman merupakan bagian penting dari kekuatan persatuan bangsa.
Upacara ini turut dihadiri oleh Anggota DPD RI dr Ratu Tenny Leriva HD, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Dr Drs Edward Candra, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Sumsel Feby Herman Deru, Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumsel Lidyawati Cik Ujang, serta Ketua KORMI Sumsel Samantha Tivani HD.
Artikel Terkait
Libur Sekolah di Sulsel Diperpanjang, Siswa Masuk Kembali 19 Agustus
Jamuan Rakyat di Istana: Kuliner UMKM Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Momen Prabowo Cium Sang Merah Putih Usai Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI
Pemerintah Imbau Fleksibilitas Kerja pada 18 Agustus, Sehari Usai HUT ke-81 RI