Gus Ipul Ajak Karang Taruna Perkuat Pendampingan Sosial dan Pengentasan Kemiskinan

- Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:55 WIB
Gus Ipul Ajak Karang Taruna Perkuat Pendampingan Sosial dan Pengentasan Kemiskinan

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mendorong Karang Taruna untuk mengambil peran yang lebih besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pendampingan kelompok rentan. Ajakan ini disampaikan saat membuka Training of Trainers (ToT) sekaligus Retret Pengurus Nasional Karang Taruna di Eco Edu Forest, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/7).

Gus Ipul menegaskan bahwa negara memiliki amanat konstitusional untuk melindungi masyarakat, sebagaimana tercantum dalam Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945. Oleh karena itu, pemerintah terus memperkuat sistem perlindungan sosial agar setiap warga mendapatkan pendampingan sepanjang hayat.

"Pemerintah ingin menghadirkan perlindungan sosial sepanjang hayat. Sejak seseorang lahir sampai lanjut usia, negara harus hadir sesuai kebutuhannya," ujar Gus Ipul dalam siaran pers, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Gus Ipul, strategi pengentasan kemiskinan tidak hanya bertumpu pada penyaluran bantuan sosial. Pemerintah menggunakan tiga pendekatan utama: menekan beban pengeluaran masyarakat, meningkatkan pendapatan, serta mengurangi kantong-kantong kemiskinan melalui program pemberdayaan yang terintegrasi.

Dalam konteks ini, Karang Taruna dinilai memiliki posisi strategis karena organisasi kepemudaan ini dekat dengan masyarakat dan memahami persoalan sosial di wilayah masing-masing. "Kami mengajak Karang Taruna turut berpartisipasi menyukseskan program-program Bapak Presiden dalam rangka melayani kelompok-kelompok rentan, memperkuat data, dan ikut dalam program-program pemberdayaan di berbagai desa dan kelurahan di Indonesia," katanya.

Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna, Budisatrio Djiwandono, menyatakan kesiapan organisasinya untuk mengambil peran tersebut. Ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas kader hingga ke tingkat daerah.

"Ini akan kami terus perkuat strukturnya, organisasinya dari pusat sampai ke desa-desa dan kami akan coba berdayakan, beri ilmu bagi pengurus-pengurusnya supaya mampu menjawab tantangan-tantangan dan memberi pemahaman bagi program-program strategis pemerintah," ujar Budisatrio.

Ia menambahkan, penguatan kapasitas tersebut diarahkan agar kader Karang Taruna semakin siap hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. "Ini akan menjadi salah satu pilar kami sebagai anak muda untuk berperan aktif membantu mereka-mereka yang memang butuh sentuhan. Apakah itu lansia, penyandang disabilitas, anak-anak muda yang perlu diberdayakan usahanya, apakah itu pemulihan sebuah lingkungan ataupun sebuah kawasan, pentingnya edukasi mengenai sustainability," kata Budisatrio.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags