Sebuah kapal tanker minyak meledak saat melintasi Selat Hormuz, jalur pelayaran vital bagi pasokan energi global yang tengah menjadi pusat ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Insiden ini dilaporkan oleh media lokal Iran pada Minggu (26/7) waktu setempat.
Menurut laporan yang dikutip dari kantor berita semi-resmi Mehr News Agency dan situs Defapress, kapal tanker tersebut menghantam ranjau laut setelah menyimpang dari jalur navigasi yang ditetapkan oleh otoritas Iran. Laporan serupa juga disampaikan oleh kantor berita Tasnim, yang menyebutkan bahwa kapal keluar dari jalur pelayaran yang telah ditentukan sebelum menabrak ranjau.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai identitas kapal tanker tersebut, termasuk nama dan asal negaranya. Demikian pula, belum ada keterangan jelas mengenai korban jiwa maupun tingkat kerusakan yang dialami kapal.
Pemerintah Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden ini. Namun, pada 26 Juni lalu, otoritas Iran telah memperingatkan bahwa aktivitas pelayaran di Selat Hormuz hanya diizinkan melalui jalur-jalur yang telah ditetapkan oleh Teheran.
Artikel Terkait
Iran Siap Hentikan Serangan Jika AS Juga Menghentikan Operasi Militer
Harga Minyak Anjlok 5 Persen Imbas Gencatan Senjata AS-Iran di Selat Hormuz
Konflik Timur Tengah dan Dampaknya pada Harga Minyak Global
Trump Tunda Serangan ke Iran di Tengah Kekhawatiran Amunisi Menipis