Pramono Tinjau SDN Roboh di Jaksel, Revitalisasi Rp 48 Miliar Mulai September 2026

- Jumat, 24 Juli 2026 | 19:15 WIB
Pramono Tinjau SDN Roboh di Jaksel, Revitalisasi Rp 48 Miliar Mulai September 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 di Jakarta Selatan yang roboh sejak 2024. Ia memastikan revitalisasi sekolah tersebut akan dimulai pada September 2026 dengan anggaran Rp 48,1 miliar.

"Hari ini secara khusus saya memang datang langsung untuk memastikan kondisi yang sebenarnya dari SD 09 dan juga SD 11 Kebayoran Lama. Bangunan ini sebenarnya dibangun, renovasinya terakhir tahun 2011," ujar Pramono saat meninjau lokasi, Jumat (24/7/2026).

Ia menjelaskan, kerangka bangunan sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan parah. "Tadi kalau melihat kerangkanya kelihatan dengan gampang bahwa ada yang masih utuh, ada yang berkarat yang kemudian menyebabkan kerusakan yang ada. Di beberapa tempat tadi kita lihat dengan gampang," tambahnya.

Revitalisasi akan dimulai paling lambat September 2026. Sebelumnya, pada Agustus akan dilakukan persiapan, termasuk penghapusbukuan dan penunjukan kontraktor. "Rehab ini akan dimulai paling lama adalah September. Paling lama September harus segera dimulai. Jadi Agustus persiapan penghapus bukuan, menunjuk pelaksana kontraktornya, dan bulan September sudah harus mulai dibangun di tempat ini," ungkap Pramono.

Anggaran yang disiapkan untuk proyek ini mencapai Rp 48,1 miliar. "Untuk di tempat ini anggarannya seperti yang saya sebutkan tadi Rp 48,1 miliar," tutupnya.

Roboh Sejak 2024

Bangunan SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09 roboh sejak dua tahun lalu. Akibatnya, para siswa terpaksa menumpang belajar di sekolah lain. Salah satu orang tua murid kelas 5, Evi (33), menceritakan bahwa anak-anaknya kini belajar di SDN Kebayoran Lama Selatan 11 yang berada di sebelah.

"Untuk KBM-nya (kegiatan belajar-mengajar) jadi anak-anak kita numpang. Numpang gitu di numpang di SDN Kebayoran Lama 11. Kebayoran Lama 11 Selatan, kebetulan kan memang sebelahan. Jadi kita numpang di sana," kata Evi kepada wartawan, Selasa (21/7).

Karena kondisi itu, para siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang mulanya masuk pagi, kini masuk siang hari. Mereka harus menunggu kegiatan belajar-mengajar SDN Kebayoran Lama Selatan 11 selesai terlebih dahulu.

Peristiwa robohnya sekolah terjadi saat masa libur pilkada pada 27 November 2024. Lima ruangan yang terdiri atas empat ruang kelas dan satu ruang UKS ambruk. "Awalnya ya itu kejadian kan pas libur pilkada. Jadi nggak ada yang tahu, penjaga sekolah pun nggak ada yang tahu," ungkap Evi.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags