Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto mengungkapkan modus baru peredaran narkoba yang menyasar liquid vape. Hasil pengujian laboratorium menemukan sejumlah zat narkotika dalam sampel liquid vape yang beredar di masyarakat, termasuk ketamin yang biasa digunakan sebagai obat bius hewan.
Hal itu disampaikan Suyudi dalam sambutannya pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Lido, Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/7/2026). Ia memaparkan kandungan zat berbahaya yang disusupkan ke dalam liquid vape.
"Hasil pengujian laboratorium BNN terhadap sejumlah sampel liquid vape yang beredar di masyarakat menemukan adanya kandungan cannabinoid, methamphetamine sintetis, dan etomidate," kata Suyudi.
Ia menjelaskan, etomidate merupakan zat yang biasa digunakan sebagai obat bius oleh dokter gigi. "Jadi etomidate ini, mohon izin Bapak/Ibu, adalah obat bius yang biasanya digunakan oleh para dokter gigi untuk anestesi," ujarnya.
Selain itu, Suyudi menyebut adanya zat ketamin yang sejatinya merupakan obat bius untuk hewan. "Ada juga yang namanya ketamin. Ketamin ini adalah obat bius yang biasanya digunakan untuk hewan. Zat inilah yang sering kali disalahgunakan oleh anak-anak muda kita," tuturnya.
Menghadapi temuan ini, BNN terus mengedepankan upaya pencegahan secara berimbang. "Atas dasar itulah BNN RI terus menyempurnakan P4GN melalui pendekatan yang semakin komprehensif dan berimbang. Tegas tanpa kompromi terhadap bandar dan jaringan narkotika, namun tetap humanis dalam memulihkan penyalahguna dan korban," ucapnya.
Artikel Terkait
BNN Gagalkan Sabu Cair 2,6 Ton di Riau, Komisi III Minta Jaringan Bandar Dikejar
BNN Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Narkoba Cair di Perairan Karimun
BNN dan Bea Cukai Sita 2,6 Ton Narkoba Cair dari Kapal Asing di Kepulauan Riau
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,5 Juta Batang Rokok Ilegal di Kepulauan Riau