Bangunan SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09 di Jakarta Selatan roboh sejak November 2024. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini menargetkan percepatan renovasi sekolah tersebut, yang direncanakan memasuki tahap serius pada tahun depan.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Santoso, mengatakan rencana perbaikan sekolah sudah masuk tahap perencanaan anggaran. "Yang jelas kami Pemprov sedang mengupayakan percepatan proses penanganannya. Kalau secara anggaran, sebenarnya sudah masuk di perencanaan, masuk di DED (Detailed Engineering Design) 2025," ujarnya kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).
Meski perencanaan telah dilakukan pada 2025, secara prosedural pembangunan fisik baru diusulkan pada 2027. Namun, pihaknya berupaya agar realisasi bisa lebih awal. "Mudah-mudahan bisa lebih cepat, biar cepat realisasi," kata Santoso.
Ia menjelaskan bahwa sistem penganggaran memiliki mekanisme yang harus dilalui. "Pola penganggaran tidak bisa ujug-ujug, nggak kayak kita pakai uang pribadi yang langsung bisa digunakan. Perencanaan dulu baru realisasinya," jelasnya.
Sementara itu, bangunan sekolah yang roboh kini dipasangi garis pembatas. Santoso menyebut hal ini demi keamanan agar tidak ada warga, guru, maupun siswa yang nekat masuk ke area berbahaya. "Garis peringatan itu biar jangan ada yang main ke situ, biar hati-hati saja. Kemarin kan ada yang masuk juga ke sana, jadi biar nggak sampai ke dalam," terangnya.
Ia juga memastikan puing-puing bangunan yang berserakan di dalam kelas akan segera dibersihkan. "Dalam waktu dekat, nanti kita akan bersihkan. Kita akan bersihkan, kita akan bereskan," janji Santoso.
Artikel Terkait
Polsek Pesanggrahan Evakuasi Pria Basah Kuyup di Kali Uangan
SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Dua Tahun Lalu, Nasib Perbaikan Tak Jelas
Gedung SD Roboh di Jaksel Terbengkalai, Ratusan Siswa Terpaksa Belajar Siang
Bangunan SD di Jaksel Roboh, Pramono: Segera Diperbaiki