AS Kehabisan Rudal untuk Perang Besar dengan Iran, Pejabat Peringatkan

- Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05 WIB
AS Kehabisan Rudal untuk Perang Besar dengan Iran, Pejabat Peringatkan

Seorang pejabat Amerika Serikat memperingatkan bahwa negara itu tidak memiliki cukup rudal untuk kembali terlibat dalam perang habis-habisan dengan Iran. Peringatan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan dan pengerahan pesawat tempur AS ke Timur Tengah.

Presiden AS Donald Trump dilaporkan tengah mempertimbangkan opsi untuk melancarkan "perang yang lebih luas" melawan Teheran. Namun, pejabat yang mengetahui pembahasan pemerintah mengatakan operasi tersebut akan dibatasi oleh menipisnya persediaan pertahanan udara dan amunisi jarak jauh.

"Kita tidak memiliki cukup amunisi untuk mempertahankan operasi dengan aman, dan saya rasa Gedung Putih tidak menyadari hal itu," kata pejabat tersebut kepada The Washington Post, seperti dilansir The Telegraph, Selasa (21/7/2026).

AS telah memperluas serangannya dalam sembilan hari berturut-turut terhadap Iran, semakin mendekati perang habis-habisan di kawasan itu. Iran pun terus melancarkan serangan balasan di seluruh wilayah, dengan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan bahwa mereka telah menyerang target-target di Bahrain, Yordania, dan Suriah.

IRGC bersumpah untuk memberi AS pelajaran yang tak terlupakan. "Sekarang setelah Amerika yang kriminal sekali lagi memilih jalan kesalahan, agresi, dan petualangan, kami terikat teguh pada perjanjian ini: bahwa kami akan memberikan 'pelajaran yang tak terlupakan'... pelajaran yang akan mencegah agresor mana pun untuk mengulangi kesalahannya," demikian pernyataan IRGC.

IRGC juga mengatakan bahwa mereka tidak akan pernah mempercayai AS dan janji-janjinya untuk mencapai penyelesaian dengan Iran melalui negosiasi.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags