Iran mengungkapkan bahwa rudal-rudal buatannya kini telah dilengkapi kemampuan yang lebih cerdas, sehingga mampu menghindari sistem pertahanan udara lawan. Klaim ini disampaikan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Juru Bicara IRGC, Hossein Mohabi, menyatakan bahwa rudal-rudal tersebut tidak lagi sekadar diluncurkan dari satu titik menuju titik lain. Kini, rudal-rudal itu memiliki kemampuan pemandu dan dapat mengubah arah, bahkan beberapa di antaranya mampu mengubah lintasan saat terbang untuk menghindari sistem pertahanan udara musuh.
"Rudal-rudal Iran tidak lagi seperti dulu, yang hanya diluncurkan dari satu titik untuk mendarat di titik lain," kata Mohabi, seperti dikutip dari kantor berita IRNA, Rabu (12/8/2026). "Kini rudal-rudal tersebut memiliki kemampuan pemandu dan perubahan arah, serta beberapa di antaranya bisa mengubah lintasan saat terbang untuk menghindari sistem pertahanan udara musuh," ujarnya melanjutkan.
Menurut Mohabi, rudal-rudal tersebut telah digunakan dalam perang terbaru melawan Amerika Serikat. Iran melancarkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah, termasuk yang memakan korban jiwa di Yordania.
Mohabi menjelaskan, tujuan Iran dalam perang teknologi tidak terbatas pada kerusakan fisik bangunan dan peralatan, melainkan juga mencakup penargetan jaringan pengambilan keputusan serta pertahanan musuh.
Artikel Terkait
IRGC Tegaskan Selat Hormuz Tetap Tertutup Sampai AS Penuhi Syarat, Termasuk Kompensasi Perang
Iran Tegas Tak Akan Buka Selat Hormuz Selama AS Masih Mengancam
Serangan Gabungan AS-Arab Saudi di Irak Tewaskan Lima Personel Garda Revolusi Iran
IRGC Cegat Enam Kapal di Selat Hormuz, Kapal Tanker Meledak Kena Ranjau