Andy Burnham akan resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin (20/7), menggantikan Keir Starmer yang mengundurkan diri. Burnham menjadi PM keenam yang menempati Downing Street sejak 2016, dan langsung dihadapkan pada berbagai tantangan mendesak dengan waktu yang terbatas untuk meninggalkan jejak kepemimpinan.
Starmer mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Ketua Partai Buruh dan PM Inggris pada akhir Juni, setelah serangkaian skandal, kesalahan langkah, dan perubahan kebijakan yang merusak kepemimpinannya. Meskipun ia membawa Partai Buruh meraih kemenangan telak dalam pemilu 2024 dan mengakhiri dominasi Partai Konservatif selama 14 tahun, Starmer tergolong perdana menteri yang tidak populer.
Proses serah terima jabatan akan dimulai dengan kunjungan Starmer ke Istana Buckingham untuk secara resmi mengajukan pengunduran dirinya kepada Raja Charles III. Setelah itu, ia akan menyampaikan pernyataan perpisahan singkat di depan Downing Street Nomor 10. Burnham kemudian akan menuju ke Istana Buckingham, di mana Raja Charles III akan memintanya untuk membentuk pemerintahan berikutnya.
Burnham dijadwalkan menyampaikan pidato pertamanya sebagai PM Inggris di depan Downing Street Nomor 10. Ia menyebut pidato tersebut akan menjadi momen "refleksi dan tekad".
Artikel Terkait
Peternak Inggris Beralih ke Pertanian Regeneratif untuk Lawan Kekeringan
PM Inggris Andy Burnham Tertipu Pesan Palsu dari Oknum yang Mengaku Staf Trump
Dua Kereta Tergelincir dalam Sehari, Inggris Pastikan Jaringan Rel Tetap Aman
Burnham Canangkan Aturan Baru untuk Basmi Jebakan Langganan dan Diskon Menyesatkan