WNA Jadi Korban Tewas di Gorong-gorong JakTim, Sempat Berteriak Minta Tolong

- Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:20 WIB
WNA Jadi Korban Tewas di Gorong-gorong JakTim, Sempat Berteriak Minta Tolong

Seorang warga negara asing (WNA) yang tewas dalam insiden di gorong-gorong proyek di Jakarta Timur sempat berteriak meminta bantuan sebelum akhirnya tak sadarkan diri. WNA tersebut diduga berupaya menolong rekannya yang lebih dulu pingsan di dalam gorong-gorong.

Ferdi (31), saksi mata di lokasi, menuturkan peristiwa bermula saat seorang pekerja Indonesia masuk ke gorong-gorong. Pekerja itu tak merespons saat dipanggil dari atas. "Yang pertama masuk orang Indonesia. Dipanggil tidak menyahut, jadinya temannya ikut masuk mau menolong," kata Ferdi di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (11/7/2026).

WNA yang diduga mandor proyek itu kemudian memanggil rekannya dari atas gorong-gorong. Karena tak ada jawaban, ia panik dan berteriak minta tolong kepada warga sekitar. "Dia berteriak-teriak di sini. Orang sini juga bingung karena bahasanya kan orang sini pada nggak tahu. 'Itu kenapa? Itu kenapa?' begitu," ujar Ferdi.

Warga sempat memperingatkan WNA tersebut agar tidak ikut turun. Namun, karena merasa bertanggung jawab terhadap anak buahnya, ia tetap nekat masuk. "Sudah dibilang, 'Pak, sudah cukup satu saja yang masuk. Jangan masuk lagi.' Tapi dia tetap nekat. Mungkin mikirnya dia penanggung jawab, mandor," tutur Ferdi.

Tak lama setelah masuk, WNA itu sempat berteriak sekali sebelum akhirnya tak bersuara lagi. "Sampai berteriak sekali di dalam, terus nggak ada suara lagi. Habis itu diam," ungkapnya. Seorang pekerja lain kemudian turun menolong, namun juga tak sadarkan diri.

Warga lalu menghubungi petugas pemadam kebakaran. Namun, saat petugas tiba, ketiga korban sudah dalam kondisi pingsan. "Akhirnya telepon pemadam. Tapi pemadamnya juga lama. Intinya orang tiga itu tadi sudah pingsan," imbuh Ferdi.

Peristiwa terjadi pada Kamis (9/7). Petugas damkar menerima permohonan evakuasi pukul 09.49 WIB dan korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 11.55 WIB.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan salah satu pekerja yang tewas adalah WNA. Ketiganya merupakan pekerja subkontraktor atau pihak ketiga yang mengerjakan proyek. "Saya sudah mendapatkan laporan dari Dirut PAM Jaya. Memang betul ada tiga orang," kata Pramono di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/7). Dari tiga korban, satu WNA dan dua WNI.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags