Konflik rumah tangga Sarwendah dan Ruben Onsu memasuki babak baru. Tak lagi sekadar saling sindir di media sosial, kedua pihak kini membawa perkara ini ke lembaga resmi.
Setelah Ruben Onsu melaporkan masalah hak asuh ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), giliran Sarwendah yang mendatangi Komnas Perempuan pada Selasa (23/6/2026). Langkah itu langsung mendapat tanggapan dari kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang.
"Itu sah-sah saja, artinya kan ini negara yang bebas, jadi menurut kami ya sah-sah saja mereka ke Komnas Perempuan," ujar Minola, dikutip dari YouTube Cumicumi.
Minola menilai tak ada yang aneh dari langkah Sarwendah. Namun, ia mengaku bingung hak apa yang hendak diperjuangkan. Sebab, inti persoalan adalah Ruben yang ingin diberi waktu bertemu dengan kedua putrinya. Adapun soal nafkah yang mandek, menurut Minola, merupakan soal sebab dan akibat.
"Saya nggak mengerti, hak mana yang mereka bahas di Komnas Perempuan. Kalau soal nafkah, beda loh tidak diberikan nafkah, belum memberikan nafkah, dan menunda memberikan nafkah. Karena hukum itu bicara sebab dan akibat," terang Minola Sebayang.
Di sisi lain, kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menjelaskan bahwa kedatangan pihaknya ke Komnas Perempuan bertujuan untuk berdiskusi dan mencari solusi.
"Kedatangan kami sederhana ya, bahwa Sarwendah adalah seorang perempuan, anak-anaknya juga seorang perempuan. Kami di sini berdiskusi, kami di sini mencari solusi, kami tidak bermaksud apapun ya," ungkap Chris Sam Siwu, ditemui pada hari yang sama.
Artikel Terkait
Tiga Calon Pengelola Koperasi Nelayan Meninggal saat Latihan Militer, Kemhan Evaluasi Sistem Pendidikan
Sekretaris Dinas Perumahan Bangkalan Ditemukan Tewas di Mobil Dinas di Bandara Juanda, Keluarga Bantah Kabar Korban Hamil
Polisi Buru Pelaku Pelempar Bom Molotov di Koja yang Salah Sasaran, Seorang Iyah dan Anak Terluka
Pelita Jaya Jakarta Kalahkan Bogor Hornbills 74-61, Unggul 2-1 di Final IBL 2026