Tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan, Taufik Hidayat, akhirnya berhasil ditangkap. Namun, perhatian kini justru tertuju pada hadiah sayembara yang dijanjikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Mantan atasan Taufik, Dadang Ahyar Ismail (53), yang disebut berperan membujuk tersangka agar menyerahkan diri, justru tidak ingin uang Rp 250 juta itu jatuh ke tangannya.
Dadang secara terbuka menyatakan bahwa jika hadiah tersebut benar-benar diberikan kepadanya, ia akan langsung menyerahkan seluruhnya kepada pihak korban. "Alhamdulillah akan saya terima dan akan saya kasihkan ke korban. Jadi atau Pak KDM kasihkan aja ke korban, soalnya lebih membutuhkan," ujarnya kepada detikJabar, Rabu (24/6/2026).
Sebelum Taufik ditangkap di Majalaya pada Selasa (23/6) malam, Dadang mengaku sempat berkomunikasi dengan tersangka. Ia memberikan petuah agar Taufik tidak melarikan diri lagi dan menyarankannya untuk menyerah. Meski perannya dinilai krusial dalam proses penangkapan, Dadang mengaku tidak pernah berharap mendapatkan imbalan dari sayembara yang dijanjikan KDM.
"Oh ya saya dengar dari istri, kalo emang itu benar ada statemen kalau ada yang menyerahkan tersangka dikasih Rp250 juta," kata Dadang menanggapi kabar tentang hadiah tersebut.
Artikel Terkait
Sarwendah Datangi Komnas Perempuan, Kuasa Hukum Ruben Onsu Pertanyakan Hak yang Diperjuangkan
Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan Ditemukan Tewas di Mobil Dinas di Bandara Juanda
Senat AS Loloskan Resolusi Hentikan Perang Iran, Trump Murka Sebut Empat Senator Republik ‘Pecundang’
Bandar Narkoba Besar Asal Bima Ko Erwin dan Kurirnya Resmi Dilimpahkan ke Kejaksaan