Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar peredaran vape yang mengandung etomidate di Deli Serdang, Sumatera Utara. Dalam operasi yang berujung pada penangkapan empat orang tersangka itu, polisi menyita 114 cartridge vape dengan merek mencolok seperti 'Squid Game' dan 'Pablo Escobar', serta sebuah tas mewah berisi sabu.
Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat tentang maraknya vape mengandung etomidate di wilayah Medan dan sekitarnya. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengatakan timnya langsung melakukan penyelidikan dan profiling terhadap seorang target bernama Wiwik yang teridentifikasi sebagai pengedar.
"Tim Subdit III melakukan penyelidikan dan melakukan profiling terhadap target bernama Wiwik yang teridentifikasi sebagai pengedar narkotika jenis vape mengandung etomidate tersebut," kata Brigjen Eko dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).
Polisi kemudian mendapat informasi bahwa Siti Pratiwi alias Wiwik (37) tengah bergerak mengambil vape menggunakan mobil Wuling biru dengan pelat BK-1373-AGE pada Minggu (21/6). Penyidik membuntuti pelaku sejak masuk ke jalan Tol Helvetia.
"Tim subdit III mengikuti mobil tersebut masuk ke dalam Jalan Tol Helvetia, kemudian mobil keluar Tol di Tanjung Morawa, dan mobil berhenti di Alfamidi (Jalan) Batang Kuis," jelas Eko.
Di lokasi pertama itu, penyidik mengamankan Wiwik bersama Husni Ismail alias Wak Midun (57) yang berada di dalam mobil. Dari penggeledahan, ditemukan 11 cartridge vape merek 'Squid Game' dan 'Popeye', alat isap sabu (bong), serta sebuah tas merek Louis Vuitton (LV) yang berisi dua klip diduga sabu dan uang tunai Rp 18.390.000.
Berdasarkan pengakuan Wiwik, sisa stok vape etomidate lainnya dibawa oleh karyawannya bernama Fauzan. Penyidik bergerak cepat mengejar Fauzan ke arah Jalan Bakaran Batu, Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin.
"Fauzan berhasil ditangkap bersama dengan Erwin di pinggir jalan di samping warung kelontong Jalan Bakaran Batu, Beringin, Deli Serdang. Saat jok motor digeledah, ditemukan tas kuning berisi 103 cartridge vape mengandung etomidate," ungkap Brigjen Eko.
Dari keempat tersangka, penyidik menyita total 114 vape mengandung etomidate dengan rincian 110 merek 'Squid Game', 3 merek 'Pablo Escobar', dan 1 merek 'Popeye'.
Berdasarkan pemeriksaan awal, barang haram tersebut dipesan oleh Wak Midun atas perintah Wiwik dari seorang bandar bernama Hendrich. Saat ini, Hendrich telah ditetapkan masuk daftar pencarian orang (DPO).
"Wak Midun sudah dua kali melakukan pemesanan ke Hendrich atas permintaan Wiwik. Yang pertama sebanyak 10 pcs vape sudah habis terjual, dan yang sekarang ini pemesanan kedua sebanyak 114 pcs," imbuh Eko.
Modusnya, Wiwik mentransfer uang muka sebesar Rp 40 juta ke rekening Hendrich. Dia membeli satu unit cartridge seharga Rp 1,5 juta dan menjualnya kembali seharga Rp 1,7 juta, dengan keuntungan Rp 200 ribu per pcs.
Eko menaksir nilai ekonomi dari barang bukti yang disita mencapai Rp 285.000.000. Dia menyatakan total barang bukti yang diamankan setara dengan menyelamatkan 456 jiwa dari penyalahgunaan narkotika.
"Barang bukti tersebut diperkirakan dapat menyelamatkan sekitar 456 jiwa dari penyalahgunaan narkotika," pungkasnya.
Atas perbuatannya, para tersangka terancam dijerat dengan Pasal 119 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pasal-pasal dalam KUHP baru (UU No 1 Tahun 2023) yang telah disesuaikan pada 2026.
Artikel Terkait
Pemerintah Iran Tetapkan Tiga Hari Libur Nasional di Teheran untuk Pemakaman Ayatollah Khamenei
Bandara Soetta Siapkan Strategi Khusus Hadapi Lonjakan Penumpang Libur Sekolah 2026
Ronaldo Cetak Dua Gol, Bantai Uzbekistan 5-0 dan Ukir Tiga Rekor Sekaligus di Piala Dunia 2026
Jadwal Salat Makassar Rabu 24 Juni 2026: Subuh Pukul 04.49 Wita, Zuhur 12.08 Wita