Pemprov DKI Resmikan Stasiun KRL Bawah Tanah di JIS Mulai Besok untuk Atasi Kemacetan

- Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB
Pemprov DKI Resmikan Stasiun KRL Bawah Tanah di JIS Mulai Besok untuk Atasi Kemacetan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersiap mengoperasikan stasiun kereta rel listrik (KRL) baru yang berlokasi di kawasan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara. Langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk mengurai kemacetan parah yang kerap melumpuhkan lalu lintas saat penyelenggaraan acara besar di stadion tersebut.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa peresmian stasiun bawah tanah itu akan dilakukan pada Senin, 22 Juni 2026. "Besok kita akan resmikan stasiun yang ada di bawah JIS, kemudian KRL-nya akan berhenti," ujarnya di kawasan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu, 21 Juni 2026.

Menurut Pramono, kawasan utara Jakarta, khususnya area JIS dan Ancol, merupakan salah satu pusat pertumbuhan masa depan kota yang membutuhkan perhatian khusus pada sektor transportasi publik. "Salah satu hal yang akan menjadi masa depan Jakarta menurut saya di utara adalah di JIS dan Ancol," tuturnya.

Pemerintah daerah mengidentifikasi bahwa penyebab utama kemacetan total di kawasan tersebut adalah penumpukan parkir kendaraan penonton yang terfokus hanya di satu titik. Oleh karena itu, kehadiran stasiun baru ini diharapkan mampu membagi konsentrasi volume kendaraan dan mempermudah mobilisasi pengguna moda transportasi berbasis rel. "Sumber kemacetan adalah ketika semuanya tertumpah ruah di JIS," tegas Pramono.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta juga telah merampungkan pembangunan jembatan penyeberangan khusus pejalan kaki. Infrastruktur penunjang ini akan menghubungkan langsung kawasan rekreasi Ancol dengan area utama stadion guna mempermudah akses penumpang angkutan umum lainnya. "TransJakarta-nya akan lebih mudah, termasuk jembatan penghubung antara Ancol dengan JIS-nya sudah selesai," kata Pramono.

Melalui konektivitas baru ini, masyarakat yang hendak menonton konser maupun pertandingan sepak bola kini memiliki alternatif lokasi kantong parkir kendaraan yang jauh lebih luas. Kawasan Ancol dinilai sangat siap menampung ribuan kendaraan pribadi milik pengunjung, sehingga tidak ada lagi kendaraan yang memadati bahu jalan di sekitar stadion. "Ancol dengan daya tampung mobil lebih dari 10 ribu, motor apalagi," ucap Pramono.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar