Pemprov DKI Susun Kalender Kegiatan Budaya dan Pariwisata Setahun Penuh Menuju HUT ke-500 Jakarta 2027

- Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:15 WIB
Pemprov DKI Susun Kalender Kegiatan Budaya dan Pariwisata Setahun Penuh Menuju HUT ke-500 Jakarta 2027

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyusun kalender kegiatan budaya dan pariwisata untuk periode satu tahun menjelang perayaan hari ulang tahun ke-500 Ibu Kota pada 2027. Langkah ini diambil untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global sekaligus memberikan kepastian program bagi industri pariwisata dan perhotelan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mendesain agenda kegiatan dari Januari hingga Desember 2027. Setiap bulan, menurut dia, akan diisi dengan acara berskala internasional sejalan dengan visi Jakarta menuju kota global. “Kami sedang mendesain kalender kegiatan dari Januari sampai Desember 2027. Setiap bulan akan ada kegiatan berskala internasional karena Jakarta sedang menuju kota global,” kata Rano dalam keterangannya, Sabtu, 20 Juni 2026.

Rano menjelaskan bahwa penyusunan kalender tersebut juga berfungsi sebagai panduan bagi sektor pariwisata dan perhotelan dalam menyiapkan berbagai atraksi pendukung. Menurutnya, kegiatan budaya perlu dirancang tidak hanya sebagai ruang pelestarian, tetapi juga sebagai penggerak kunjungan wisata dan pertumbuhan ekonomi kota.

Sementara itu, Rano memaparkan capaian dari rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak perayaan Natal hingga Idulfitri. Rangkaian acara tersebut berhasil menciptakan perputaran ekonomi sekitar Rp68 triliun. “Targetnya tentu meningkatkan jumlah kunjungan wisata. Dengan kunjungan yang meningkat, fiskal Jakarta juga ikut tumbuh,” ujarnya.

Dalam rangkaian HUT Jakarta tahun ini, Pemprov DKI turut menghadirkan agenda keagamaan, termasuk Haul Ulama dan Habaib. Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh-tokoh yang berperan dalam perjalanan sejarah Jakarta.

Di sisi lain, industri perhotelan diajak untuk memperluas promosi budaya Betawi melalui sajian kuliner, pertunjukan seni, dan pengalaman khas Jakarta bagi wisatawan. Rano berharap kolaborasi ini dapat membuat budaya Betawi semakin dekat dengan para pengunjung. Bentuk kerja sama yang dilakukan mencakup penyajian kuliner khas, pertunjukan tari tradisional, serta penyambutan tamu dengan nuansa Betawi.

“Kami memiliki sekitar 15 hotel yang sudah bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta. Ini bagian dari upaya mengangkat budaya Betawi melalui berbagai aktivitas yang dekat dengan wisatawan,” kata Rano.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar