Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan mobil angkutan perkotaan (angkot) terjadi di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat siang, mengakibatkan satu orang tewas dan seorang lainnya mengalami luka-luka.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Utara, AKP Edy Wibowo, mengungkapkan bahwa insiden tersebut melibatkan angkot KWK bernomor polisi B-2202-PG yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial BD. Kendaraan umum itu menabrak sebuah sepeda dayung gerobak yang dikendarai oleh R serta sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B-4267-UEJ yang dikendarai oleh SA.
Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Enggano arah barat, tepatnya di dekat Ruko Enggano, sekitar pukul 11.00 WIB. Menurut keterangan polisi, kecelakaan bermula ketika angkot yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat tiba-tiba kehilangan kendali.
"Angkot melaju dari arah timur ke barat, tepatnya di dekat Ruko Enggano hilang kendali oleng ke kiri menabrak sepeda dayung gerobak yang melaju searah di depannya, kemudian tetap melaju ke atas trotoar menabrak sepeda motor yang melaju melawan arah," jelas AKP Edy Wibowo dalam keterangannya.
Angkot KWK 09 yang berwarna merah tersebut baru berhenti setelah menabrak sebuah pohon. Akibat hantaman keras itu, pengemudi sepeda dayung gerobak, R, mengalami luka di seluruh tubuh dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Sementara itu, pengemudi sepeda motor berinisial SA mengalami luka robek dan lecet di bagian tangan, kaki, serta bahu. Korban luka tersebut telah menjalani perawatan rawat jalan di RSUD Koja.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut. "Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan," kata AKP Edy Wibowo.
Artikel Terkait
Pria Pengangguran di Tambora Nekat Curi Sembako di Minimarket yang Sama Tiga Kali, Hasil Curian Dijual Kembali
Israel Siap Balas Serangan Iran, Katz Tegaskan Tak Akan Tarik Pasukan dari Zona Keamanan Lebanon, Suriah, dan Gaza
174 Kasus Suspek Flu Singapura Terdeteksi di Bandung Barat, Belum Ada yang Positif
Utang Rp850 Ribu dan Cinta Gelap Ibu, Pria di Sumedang Siram Air Keras ke Dua Bocah Kakak Beradik