Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat menggelar rapat dengar pendapat dengan Badan Gizi Nasional yang berlangsung secara tertutup, menyusul agenda pembahasan alokasi anggaran untuk tahun 2027. Rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan lainnya, termasuk Charles Honoris dan Putih Sari, sementara dari pihak eksekutif hadir Ketua BGN Nanik S Deyang beserta Wakil Ketua BGN Trenggono. Kehadiran Nanik di gedung parlemen tersebut menjadi yang pertama sejak ia resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 8 Juni lalu, bersama dua wakilnya, Trenggono dan Agustina Arumsari.
Dalam sambutan pembukaannya, Nihayatul menyampaikan harapan agar rapat dapat berjalan lancar dan membawa manfaat bagi bangsa. “Yang saya hormati Bapak Ibu pimpinan dan anggota komisi IX, yang saya hormati Kepala Badan Gizi Nasional beserta jajarannya. Sebelum kita mulai rapat pada siang hari ini, mari bersama kita berdoa semoga rapat bisa berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi seluruh bangsa Indonesia,” ujarnya.
Nihayatul kemudian mengonfirmasi bahwa sebanyak 35 anggota dari delapan fraksi hadir dalam forum tersebut, sehingga kuorum rapat telah terpenuhi. “Ada 35 dari 8 fraksi yang hadir, jadi rapat ini sudah kuorum dan rapat saya buka,” tegasnya.
Sebelum memasuki agenda utama, pimpinan rapat terlebih dahulu meminta persetujuan para anggota mengenai sifat pertemuan. Seluruh anggota sepakat untuk menjalani rapat secara tertutup karena materi yang dibahas berkaitan dengan rencana anggaran BGN untuk tahun 2027. “Bapak Ibu yang saya hormati, karena ini rapat pembahasan anggaran, apakah rapat ini terbuka atau tertutup? Oke, seperti rapat-rapat kita kemarin bahas anggaran, rapat ini saya nyatakan tertutup untuk umum,” imbuh Nihayatul.
Artikel Terkait
Mendagri Minta Kepala Daerah Aktif Dukung Sensus Ekonomi 2026 Demi Data Pembangunan yang Akurat
Mendagri Terbitkan Edaran Dorong Pemda Gelar Nobar Piala Dunia 2026 untuk Hiburan dan Gerakkan Ekonomi
Mendagri Apresiasi Inflasi Nasional Mei 2026 Terkendali di 3,08 Persen, Soroti Harga Minyak Goreng
KPK Lelang 108 Aset Rampasan Korupsi Senilai Rp311 Miliar pada 18 Juni 2026