Polda Jateng Bedah Rumah Korban Kebakaran di Semarang Jelang Hari Bhayangkara ke-80

- Jumat, 12 Juni 2026 | 12:20 WIB
Polda Jateng Bedah Rumah Korban Kebakaran di Semarang Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Suasana haru dan bahagia menyelimuti keluarga Margono dan istrinya, Reni, ketika mereka kembali menginjakkan kaki di kediaman mereka di kawasan Jatingaleh, Kota Semarang, Jawa Tengah, setelah sempat kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran. Kini, mereka bisa menempati kembali rumah yang telah direnovasi total berkat program bedah rumah yang difasilitasi oleh Kepolisian Daerah Jawa Tengah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Peresmian rumah hasil renovasi tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng, Kombes Pol Djoko Julianto, pada Jumat (12/6/2026). Dalam acara itu, ia secara simbolis menyerahkan kunci rumah kepada Margono dan keluarganya. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Camat Candisari, Kapolsek Candisari, Danramil Candisari, tokoh agama, warga sekitar, serta puluhan anggota komunitas ojek online yang sejak awal memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban.

Rumah milik Margono yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online dan istrinya yang berprofesi sebagai penjual es, sebelumnya ludes terbakar akibat musibah yang terjadi pada Kamis dini hari, 7 Mei 2026, sekitar pukul 02.00 WIB. Peristiwa yang diduga dipicu oleh korsleting listrik itu memaksa keluarga tersebut meninggalkan kediaman dan tinggal sementara di rumah saudara.

Melihat kondisi memprihatinkan itu, komunitas ojek online berinisiatif menggalang kepedulian. Inisiatif tersebut kemudian difasilitasi oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng bersama pemerintah daerah, warga sekitar, dan berbagai pihak lainnya hingga terlaksana program bedah rumah. Dalam waktu kurang lebih dua minggu, rumah tersebut berhasil direnovasi menjadi hunian yang lebih aman, nyaman, dan layak huni.

Kombes Pol Djoko Julianto mengungkapkan rasa syukur atas selesainya proses renovasi yang menjadi buah dari semangat gotong royong berbagai elemen masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kita telah melaksanakan bedah rumah terhadap kediaman saudara kita Mas Margono yang menjadi korban kebakaran beberapa waktu lalu. Atas inisiatif rekan-rekan komunitas ojek online, kami dari Polda Jateng memfasilitasi pelaksanaan renovasi bersama pemerintah daerah, warga sekitar, dan pihak-pihak lain yang tergerak untuk membantu. Semoga rumah ini membawa berkah dan manfaat bagi keluarga penerima,” ujar Djoko.

Kini, rumah seluas sekitar 80 meter persegi tersebut tampil dengan wajah baru. Selain memiliki tiga kamar tidur, dua kamar mandi, dan satu ruang keluarga, seluruh lantainya telah dipasang keramik sehingga memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi penghuninya.

Didampingi sang istri, Margono mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, rumah yang sebelumnya hancur total akibat kebakaran kini bahkan memiliki kondisi yang lebih baik dibanding sebelumnya.

“Alhamdulillah kami merasa senang dan terharu. Sejak musibah kebakaran kami terpaksa tinggal di rumah saudara. Sekarang rumah kami sudah direnovasi, mulai dari tampilan depan, kamar, lantai, atap, plafon hingga kusennya semuanya menjadi lebih bagus. Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Jawa Tengah, khususnya Bapak Dirreskrimsus, yang telah memfasilitasi program bedah rumah ini,” ungkap Margono.

Senada dengan itu, Camat Candisari Cipto Nugroho menyampaikan apresiasi kepada Polda Jateng atas kepeduliannya terhadap warga yang sedang mengalami musibah.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Candisari dan Pemerintah Kota Semarang, kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Jateng yang telah memfasilitasi bedah rumah bagi warga kami. Berkat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat, rumah ini kini dapat kembali ditempati oleh pemiliknya bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80,” tuturnya.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengatakan bahwa bakti sosial seperti bedah rumah merupakan salah satu wujud nyata semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang mengedepankan pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat. Ia berharap berbagai kegiatan sosial yang digelar selama rangkaian peringatan tersebut semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik melalui aksi-aksi kemanusiaan yang memberikan dampak positif bagi kehidupan warga.

“Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Program bedah rumah ini mencerminkan semangat gotong royong, empati, dan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, komunitas, serta warga dalam membantu sesama yang sedang mengalami musibah,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan keamanan instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah terjadinya musibah serupa di kemudian hari.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar