Ruben Onsu Hentikan Nafkah Anak Rp200 Juta Sejak Desember, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya

- Kamis, 04 Juni 2026 | 17:30 WIB
Ruben Onsu Hentikan Nafkah Anak Rp200 Juta Sejak Desember, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya

Perseteruan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali memanas dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Ketegangan ini dipicu oleh pernyataan Sarwendah yang menyinggung soal penghentian nafkah bulanan senilai Rp200 juta oleh sang mantan suami.

Dalam sebuah potongan video yang beredar luas, Sarwendah menyampaikan bahwa dirinya tidak lagi membutuhkan uang tersebut. Pernyataan itu disampaikan dengan kalimat yang kemudian memicu beragam reaksi dari warganet. Meski tidak menyebut nama secara eksplisit, Ruben Onsu diduga memberikan respons melalui unggahan terbaru di akun Threads miliknya.

"Jika ada rezekiku yang pernah kau nikmati dan ada kebaikanku yang pernah membantumu dan itu dilupakan tidak apa-apa, tapi saya tetap bangga orang yang dihina dan diremehkan, pernah mengangkatnya dari tumpukan lumpur, menyiram dan merawatnya dengan keringatku," tulis Ruben Onsu dalam unggahannya.

Artis berusia 42 tahun itu kemudian melanjutkan tulisannya dengan harapan agar pihak yang dimaksud dapat menjaga ucapan dan mengingat kembali berbagai kebaikan yang pernah diberikan. "Semoga bisa mengingatnya dan menjaga lisannya," sambung Ruben.

Unggahan tersebut langsung menarik perhatian netizen. Sebagian besar warganet membela Ruben Onsu dan melontarkan kritik kepada Sarwendah yang dinilai tidak berterima kasih kepada mantan suaminya.

Sementara itu, melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben Onsu mengakui telah menghentikan pemberian nafkah untuk anak-anaknya sejak Desember tahun lalu. Keputusan ini diambil karena Ruben merasa dipersulit untuk bertemu dengan buah hatinya.

"Ruben berpikir, 'Kewajibanku kubayar terus bahkan melampaui apa yang seharusnya, hakku aku enggak dapat.' Oh dia juga ingin menunjukkan aksi protesnya, 'Aku juga bisa tidak melaksanakan kewajibanku'. Dan itu baru dilaksanakan mulai dari Desember ya sampai hari ini," ujar Minola Sebayang.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar