KPK Buru Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim di Tengah OTT Pungli Izin Tinggal WNA

- Rabu, 03 Juni 2026 | 19:45 WIB
KPK Buru Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim di Tengah OTT Pungli Izin Tinggal WNA

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, sempat membalas pesan singkat dari jurnalis sesaat sebelum Komisi Pemberantasan Korupsi secara resmi mengumumkan pencarian terhadap dirinya. Respons singkat itu dikirimkan di tengah hiruk-pikuk pemberitaan mengenai operasi tangkap tangan yang tengah berlangsung di lingkungan kementeriannya.

“Selamat sore. Baiknya Pak Menteri yang jawab ya,” ujar Silmy saat dihubungi, Rabu, 3 Juni 2026. Pernyataan singkat tersebut disampaikan ketika sejumlah awak media meminta tanggapan resmi terkait operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Operasi tersebut menjerat aparatur sipil negara di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, termasuk Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat, Ronald Arman Abdullah.

Lembaga antirasuah mengonfirmasi penindakan di lingkungan Imigrasi Jakarta Barat. Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya operasi tersebut. “Benar, ada OTT di Imigrasi Jakbar,” ungkapnya kepada wartawan pada Rabu pagi. Operasi ini menjadi yang ke-11 sepanjang tahun 2026.

Hingga perkembangan terbaru, KPK mengonfirmasi telah mengamankan belasan orang dalam operasi yang dilancarkan sejak Selasa malam, 2 Juni 2026. Tim penindak tidak hanya bergerak di Jakarta, tetapi juga menyisir wilayah Bali hingga Jawa Barat. Dari serangkaian penggeledahan, petugas berhasil menyita berbagai barang bukti bernilai ekonomis tinggi, seperti unit mobil, sepeda motor, mata uang asing berupa dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura, hingga bongkahan logam mulia emas.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, dalam kesempatan terpisah menjelaskan bahwa operasi tangkap tangan ini berkaitan erat dengan praktik pungutan liar dan suap pengurusan izin tinggal warga negara asing. Pengurusan dokumen yang dipermainkan meliputi Kartu Izin Tinggal Tetap dan Kartu Izin Tinggal Terbatas.

Kendati sempat merespons pertanyaan wartawan, keberadaan Silmy kini misterius. Pada Rabu petang, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, langsung mengumumkan bahwa tim penyidik tengah memburu keberadaan sang wakil menteri karena diduga kuat terlibat dalam pusaran kasus korupsi tersebut.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar