Seorang pria lanjut usia di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, dikabarkan kembali menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat hendak menjalani proses penyucian jenazah. Peristiwa yang mengundang perhatian publik ini kemudian menyebar luas di media sosial setelah diunggah oleh sebuah akun Instagram.
Dalam unggahan tersebut, akun @liputanseputar_kebonagung menceritakan bahwa warga yang sebelumnya dinyatakan meninggal dunia itu tiba-tiba membuka mata dan menggerakkan tangannya ketika hendak dikafani. Narasi dalam bahasa Jawa yang menyertai unggahan itu berbunyi, “Lah pas AREP di suceni ndelalah wonge mau mripate melek. Tangane obah, Wong sing dikabarkan Sedo. UJUG-UJUG URIP MANEH.”
Kapolsek Kebonagung, Iptu Said Nu’man Murod, membenarkan kebenaran peristiwa tersebut. Ia mengidentifikasi warga yang dimaksud sebagai Suhardi, seorang pria berusia 65 tahun yang merupakan warga Desa Klampok Lor. Menurut keterangan Nu’man, Suhardi telah lama menderita sakit menahun sebelum peristiwa itu terjadi.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa sore, 2 Juni 2026. Nu’man menjelaskan bahwa kabar kematian Suhardi sempat diumumkan melalui pengeras suara di masjid setempat. Warga pun telah bersiap untuk mengurus jenazah. Namun, ketika proses penyucian akan dimulai setelah salat Magrib, Suhardi kembali bernapas.
“Habis magrib waktu mau disucikan bernapas lagi. Lalu dicek bidan desa memang benar masih ada detak jantung,” ujar Nu’man saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Nu’man menambahkan bahwa selama ini Suhardi tinggal berdua bersama istrinya yang juga sudah berusia lanjut. Anak-anak mereka diketahui berada di luar kota dan belum sempat pulang saat peristiwa itu terjadi.
Artikel Terkait
Warga Demak yang Sempat Dinyatakan Meninggal dan Hidup Kembali Akhirnya Meninggal Dunia
Trump Dukung Calon Konservatif Kolombia, Abelardo de la Espriella, di Putaran Kedua Pilpres
Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional Usai Tiga Pimpinan Dicopot
Pemprov DKI Siapkan Rangkaian Acara Budaya di Kota Tua untuk Sambut HUT ke-499 Jakarta