Suasana di Desa Wabloi, Pulau Buru, Maluku, terasa lengang pada hari itu. Tidak banyak riuh suara yang terdengar dari balik deretan rumah warga yang berjajar rapi. Namun, keheningan itu bukan tanda bahwa desa tersebut kosong atau ditinggalkan penghuninya.
Sebagian besar warga justru tengah beraktivitas di dalam rumah masing-masing. Mereka sedang menjalankan ibadah puasa Arafah sekaligus mempersiapkan penyembelihan hewan kurban untuk menyambut Hari Raya Iduladha yang akan tiba keesokan harinya. Suasana khusyuk dan sibuk terasa menyatu dalam keseharian masyarakat setempat.
Rosmalia, salah seorang warga, menyambut dengan ramah di depan rumahnya yang baru sebagian berdinding beton. Dengan nada bersemangat, ia menceritakan persiapan kurban di kampungnya. Dua ekor sapi berukuran sedang telah diikat di dekat pepohonan di samping rumah. Terpal untuk tenda tempat penyembelihan pun sudah disiapkan.
"Para ibu saya minta tolong buat sedikit-sedikit makanan buat kita punya kurban besok," ujar Rosmalia.
Menurut rencana, penyembelihan hewan kurban akan dilakukan setelah pelaksanaan salat Iduladha. Rosmalia menambahkan bahwa tenda baru akan didirikan setelah waktu zuhur. Semua persiapan berjalan lancar dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat Desa Wabloi.
Artikel Terkait
Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Sembilan Pengungsi Suriah, Enam di Antaranya Anak-Anak
KBRI Phnom Penh Berhasil Hapus Denda Overstay bagi 5.950 WNI Korban Penipuan Daring di Kamboja
Trump Revisi Draf Kesepakatan dengan Iran, Soroti Transfer Uranium dan Selat Hormuz
Umat Buddha Rayakan Waisak 2570 BE, Momentum Berbagi Ucapan dan Doa untuk Keluarga hingga Rekan Kerja