Seorang pria jatuh dari lantai dua gedung Lawang Sewu, Semarang, dengan membawa senjata tajam jenis mandau khas Dayak, memicu kepanikan di kawasan wisata sejarah tersebut pada Senin sore.
Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, sekitar pukul 18.40 WIB. Petugas kepolisian dan ambulans segera tiba di lokasi setelah laporan diterima. Korban, yang diketahui berinisial HA dan berasal dari Kalimantan, langsung dievakuasi ke dalam ambulans yang sudah bersiaga di halaman angkringan Lawang Sewu.
Bekas darah terlihat di lantai halaman gedung bersejarah itu. Polisi yang tiba di tempat kejadian turut mengamankan senjata tajam yang diduga dibawa oleh korban.
Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Sugito, membenarkan insiden tersebut. Dalam keterangannya, ia menyebutkan bahwa korban mengalami patah kaki akibat jatuh. Namun, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif di balik kejadian ini.
"(Benar ada orang lompat di Lawang Sewu?) Oh njih. (Korban) 1 orang, patah kaki. (Apakah bunuh diri?) Masih pendalaman," ujar Sugito melalui pesan singkat.
Ia menambahkan, korban diduga terpeleset dari lantai dua gedung. "Karena terpeleset, warga Kalimantan, makanya bawa mandau khas Dayak. Inisial korban HA," lanjutnya.
Sementara itu, polisi belum dapat meminta keterangan dari korban terkait tujuan membawa senjata tajam tersebut. Sugito menegaskan bahwa peristiwa itu bukan aksi uji nyali, melainkan kecelakaan akibat terpeleset. "Nggak, terpeleset. (Sajamnya untuk apa?) Masih penyelidikan belum bisa dimintai keterangan," tuturnya.
Artikel Terkait
Gunung Semeru Erupsi Empat Kali dalam Semalam, Kolom Abu Capai 1.000 Meter
Ditpolairud Polda Riau Salurkan 55 Paket Sembako untuk Nelayan di Pulau Terluar Rupat
Pria Paruh Baya Tewas di Tol Cawang, Diduga Lompat dari Jembatan Kodam
15 Anak Tewas di Lebanon dalam Sepekan Meski Gencatan Senjata Masih Berlaku