Pengelola Masjid Istiqlal Rilis Panduan dan Pembagian Gerbang untuk Salat Idul Adha 2026

- Selasa, 26 Mei 2026 | 17:40 WIB
Pengelola Masjid Istiqlal Rilis Panduan dan Pembagian Gerbang untuk Salat Idul Adha 2026

Jemaah yang akan menunaikan salat Idul Adha di Masjid Istiqlal pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi diminta untuk mencermati panduan ibadah yang telah ditetapkan. Ibadah tingkat kenegaraan ini akan digelar secara akbar dan diharapkan berjalan dengan tertib, aman, serta khusyuk. Pihak pengelola telah merilis tata tertib sekaligus daftar gerbang masuk guna mengatur arus jemaah dan mencegah kemacetan di lokasi.

Berdasarkan pengumuman resmi, salat Idul Adha akan dilaksanakan pada Rabu, 27 Mei 2026, mulai pukul 07.00 WIB. Jemaah sangat disarankan untuk datang lebih awal agar dapat mengikuti rangkaian ibadah sejak awal tanpa tergesa-gesa. Selain ketepatan waktu, terdapat sejumlah ketentuan lain yang wajib dipatuhi setiap individu selama berada di area masjid.

Setiap jemaah diwajibkan mengenakan pakaian sopan dan menutup aurat. Mereka juga harus membawa alat serta alas salat secara pribadi. Untuk menghindari kekacauan saat penyimpanan alas kaki, jemaah diminta menyiapkan kantong plastik sendiri guna menempatkan sepatu atau sandal. Barang bawaan sebaiknya dibatasi secukupnya demi kenyamanan selama beribadah. Selain itu, setiap orang diimbau untuk senantiasa menjaga barang miliknya serta turut serta dalam menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban bersama.

Sementara itu, pengelola telah menetapkan pembagian akses gerbang masuk guna menghindari penumpukan di satu titik. Jemaah dapat menyesuaikan pintu masuk dengan rute kedatangan masing-masing. Gerbang 2 Al-Ghaffar, yang terletak di seberang Pertamina, dikhususkan bagi pejalan kaki. Gerbang 3 Al-Aziz, berada di seberang Kementerian Agama atau SMPN 04 Jakarta, melayani akses pejalan kaki sekaligus kendaraan bermotor yang menuju area parkir basement masjid.

Di sisi lain, Gerbang 5 Al-Fattah yang terletak di seberang Gereja Katedral juga difungsikan khusus untuk pejalan kaki. Adapun Gerbang 6 Al-Mukmin, yang berlokasi di seberang tugu Adipura, menjadi akses masuk tambahan bagi jemaah yang datang dengan berjalan kaki. Dengan pembagian ini, diharapkan arus jemaah dapat berlangsung lancar dan ibadah berjalan khidmat.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar