Ada satu hal yang sudah pasti: suporter Persita Tangerang tak diizinkan masuk. Ini bukan kebijakan dadakan, melainkan aturan baku dari PSSI yang melarang kehadiran suporter tamu di laga tandang. Aturan ini merujuk pada Regulasi Kompetisi dan Kode Disiplin PSSI, dan sudah berlaku konsisten sejak musim 2022/2023. Pemberlakuannya sendiri merupakan bagian dari transformasi sepak bola nasional pasca tragedi Kanjuruhan, mengikuti arahan FIFA untuk perbaikan tata kelola.
Asep juga punya imbauan khusus untuk Bobotoh, suporter setia Persib. Dia meminta mereka tidak membawa barang-barang terlarang dan menjaga ketertiban. Daftar barang haram itu mencakup minuman keras, narkoba, flare, hingga senjata tajam dan api.
imbuhnya.
Bagi yang nonton bareng di luar stadion, pesannya sederhana: jangan konvoi setelah pertandingan. Tujuannya jelas, menjaga situasi kota tetap kondusif.
Imbauan ini bukan tanpa alasan. Komite Disiplin PSSI sekarang memang galak. Persib sendiri sudah merasakan sanksinya denda Rp115 juta akibat ulah oknum suporter di dua laga sebelumnya, seperti pelemparan benda ke lapangan dan penyalaan petasan. Regulasi juga menyebut klub bakal bertanggung jawab penuh jika larangan suporter tamu ini dilanggar.
Dengan persiapan sedetail ini, harapannya cuma satu: pertandingan berjalan lancar, menjadi hiburan olahraga yang sehat, dan yang terpenting, keamanan warga Bandung tetap terjaga sampai peluit akhir dibunyikan.
Artikel Terkait
Longsor Tutup Total Jalur Cadas Pangeran, Lalu Lintas Dialihkan ke Tol
Polisi Tanah Datar Periksa Kelengkapan Kendaraan Rekannya Sendiri dalam Razia
Anak di Lahat Tega Bunuh dan Mutilasi Ibu Kandung Gara-gara Tak Diberi Uang Judi
Dubes UEA Ungkap 85% Serangan Iran Arahkan ke Negara Teluk dan Yordania