MURIANETWORK.COM - Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau langsung Museum Negeri Mpu Tantular di Sidoarjo, Jawa Timur, untuk mengevaluasi koleksi dan fasilitasnya. Kunjungan kerja ini bertujuan mengidentifikasi potensi pengembangan museum tersebut sebagai pusat edukasi dan kegiatan budaya yang lebih hidup dan relevan bagi masyarakat.
Koleksi Bersejarah dan Potensi Besar
Dalam kunjungannya, Menbud Fadli Zon menyoroti nilai historis dan kelimpahan koleksi yang dimiliki museum. Ia mengakui warisan budaya yang tersimpan di sana sebagai aset bangsa yang tak ternilai.
"Museum Negeri Mpu Tantular, sebuah museum yang cukup besar dengan kawasan sekitar tiga hektar. Di sini banyak sekali koleksi yang dalam riwayatnya dahulu didirikan oleh seorang tokoh Belanda bernama (G.H) Von Faber. Koleksi yang sangat berharga ini sangat penting untuk dijaga," tegas Fadli Zon melalui rilis pers, Minggu.
Museum yang kini menempati lahan seluas tiga hektare di Sidoarjo sejak 2004 ini menyimpan sekitar 15.000 koleksi. Sebanyak 1.100 di antaranya dipamerkan, merepresentasikan perjalanan panjang peradaban Jawa Timur dari masa prasejarah hingga kolonial. Beberapa koleksi unggulan, seperti perhiasan bermotif Garudeya dan arca Durga Mahisasuramardhini, bahkan telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional.
Artikel Terkait
Tiga Orang Luka-Luka dalam Kecelakaan Truk Kontainer di Turunan Silayur Semarang
Ketua Parlemen Iran: Waktu AS dan Israel Patuhi Gencatan Senjata di Lebanon Hampir Habis
Polisi Tangkap Pelaku Penculikan dan Penyekapan Anak 10 Tahun di Cirebon
Geopolitik Panas Ganggu Pasokan Minyak, Aktivis Dorong Percepatan Pengurangan Plastik Sekali Pakai