Di sela-sela acara Board of Peace untuk Gaza di Washington DC, Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri bertemu secara bilateral dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pertemuan itu, menurut Prabowo, membuahkan hasil yang cukup menggembirakan.
"Ya kita bahas masalah perdagangan di antara kedua negara," ujar Prabowo, usai pertemuan.
Dia mengakui, perundingan antara Indonesia dan AS soal tarif dagang memang sudah berjalan cukup lama. Namun begitu, akhirnya kedua pihak berhasil menemukan titik temu. "Perundingan sudah cukup lama, akhirnya ketemu saling menguntungkan, saling menghormati. Saya kira bagus," tambahnya dengan nada puas.
Prabowo termasuk segelintir kepala negara yang mendapat jadwal khusus bertemu Trump di tengah kesibukan forum perdamaian itu. Intinya, meski prosesnya alot, hasil akhirnya dinilai positif olehnya.
"Intinya itu, kita kan termasuk yang mungkin paling lama ya berunding soal tarif itu perdagangan. Tapi bagus lah hasilnya," ucapnya lagi.
Tak cuma dengan Trump, Prabowo juga sempat berkumpul dengan dua belas pengusaha besar dari AS. Dari pertemuan itu, dia menangkap sinyal optimisme yang kuat.
"Ya mereka menyampaikan ya mereka sangat tertarik sama Indonesia," jelasnya.
Menurut Prabowo, para pengusaha itu tampak percaya diri dan melihat iklim investasi di tanah air yang terus membaik. Mereka, kata dia, punya pandangan positif terhadap prospek ekonomi Indonesia ke depannya. Sebuah kabar baik di tengah hiruk-pikuk diplomasi global.
Artikel Terkait
Tiga Migran Tewas, Puluhan Diselamatkan dalam Kapal Terbalik di Dekat Kreta
Jadwal Imsak dan Salat Hari Keempat Ramadhan di Surabaya
Tiga Remaja Tewas Tertabrak Kereta Api Saat Diduga Berfoto di Rel Batang
Chelsea Gagal Menang di Kandang Usai Ditahan Imbang Burnley