MURIANETWORK.COM - Harga sejumlah komoditas pangan strategis, terutama bawang merah dan cabai rawit, tercatat masih berada pada level tinggi berdasarkan pemantauan terkini. Data harian dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia per Rabu, 11 Februari 2026, menunjukkan bawang merah dijual rata-rata Rp44 ribu per kilogram, sementara cabai rawit merah menyentuh Rp76.150 per kilogram. Pemantauan ini memberikan gambaran kondisi pasar ritel secara nasional di tengah dinamika pasokan dan permintaan.
Rincian Harga Bawang dan Beras
Selain dua komoditas yang harganya mencolok tersebut, PIHPS juga mencatat harga bawang putih di tingkat pedagang eceran berada di angka Rp40.800 per kg. Sementara itu, harga beras dengan berbagai kualitas menunjukkan variasi yang cukup signifikan. Untuk kualitas bawah, baik I maupun II, harganya tercatat sama di Rp14.400 per kg. Adapun beras medium I dijual Rp15.900 per kg dan medium II Rp15.750 per kg. Pada segmen premium, beras kualitas super I dibanderol Rp17.150 per kg, sedangkan super II seharga Rp16.650 per kg.
Cabai Merah dan Protein Hewani Turut Dipantau
Kenaikan harga tampaknya tidak hanya terjadi pada cabai rawit. Jenis cabai lainnya juga menunjukkan angka yang cukup tinggi. Cabai merah besar, misalnya, mencapai Rp44.200 per kg, dan cabai merah keriting Rp45.700 per kg. Cabai rawit hijau pun tidak jauh berbeda, tercatat di harga Rp54.150 per kilogram.
Di sisi komoditas protein hewani, harga daging ayam ras berada di kisaran Rp41.200 per kg. Untuk daging sapi, perbedaan kualitas berpengaruh pada harganya. Daging sapi kualitas I dilaporkan seharga Rp143.450 per kg, sementara kualitas II lebih rendah sedikit di angka Rp136 ribu per kg. Telur ayam ras sendiri tercatat dijual dengan harga rata-rata Rp31.850 per kilogram.
Gula Pasir dan Minyak Goreng
Pemantauan PIHPS turut mencakup komoditas pokok pendukung seperti gula dan minyak goreng. Harga gula pasir kualitas premium dilaporkan Rp19.850 per kg, sedangkan gula pasir lokal lebih murah di angka Rp18.400 per kg. Untuk minyak goreng, varian curah dibanderol Rp18.950 per liter. Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp22.600 per liter dan kemasan bermerek II seharga Rp21.800 per liter.
Data-data ini, yang dirilis secara berkala, menjadi salah satu referensi penting untuk memahami fluktuasi harga di tingkat konsumen akhir. Pantauan semacam ini kerap menjadi bahan pertimbangan bagi berbagai pihak dalam mengawal stabilitas harga pangan pokok di pasaran.
Artikel Terkait
Polisi Amankan Perempuan yang Diajak Pelaku Curi Motor dengan Modus Pura-pura Beli di Bogor
Mahasiswi Yogyakarta Kejar dan Pepet Penjambret hingga Jatuh, Pelaku Ditangkap Warga
TransJabodetabek Rute Cawang-Cikarang Resmi Beroperasi, Tarif Pagi Rp 2.000
Xpeng G6 Pro Resmi Diperkenalkan di IIMS 2026, Pasang Target di Segmen Premium