Atap Madrasah di Bogor Ambruk, Dua Ruang Kelas Luluh Lantak

- Senin, 02 Februari 2026 | 09:40 WIB
Atap Madrasah di Bogor Ambruk, Dua Ruang Kelas Luluh Lantak

Atap dua ruang kelas di sebuah madrasah ibtidaiyah di Desa Cikeas Udik, Kabupaten Bogor, tiba-tiba ambruk. Kejadian ini mengguncang warga sekitar, Minggu sore kemarin. Dugaan sementara, kondisi bangunan yang sudah lapuk jadi penyebab utamanya.

Menurut keterangan dari Adam, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, insiden itu terjadi sekitar pukul lima lewat setengah sore. Bangunan yang sudah rapuh itu akhirnya tak lagi mampu menahan bebannya sendiri.

"Dikarenakan bangunan yang sudah rapuh sehingga terjadinya pelapukan pada bagian atap ruangan, mengakibatkan ambruk pada dua ruangan kelas tersebut,"

Ruang kelas 3 dan kelas 6 di MI Miftahul Falah itulah yang menjadi korban. Untungnya, saat kejadian tak ada aktivitas belajar mengajar. Adam menegaskan, hujan deras atau angin kencang bukanlah pemicunya. Murni soal usia bangunan.

Nahasnya, kegiatan belajar untuk kedua kelas itu kini terpaksa dialihkan. Sistem pembelajaran jarak jauh atau PJJ akan diterapkan sementara.

"Kegiatan belajar mengajar akan dilaksanakan dengan sistem PJJ (Pembelajaran jarak jauh),"

Kabarnya, tak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Ruang kelas yang ambruk letaknya memang berdekatan dengan rumah warga, tapi rumah itu sendiri tak mengalami kerusakan. Syukur untuk hal yang satu itu.

Meski begitu, situasinya masih berantakan. Material bangunan yang berhamburan belum dibersihkan. Pihak berwenang sudah memasang police line untuk mengamankan lokasi dan mencegah warga mendekat.

Adam menambahkan, rencananya evakuasi material sisa ambrukan akan segera dilakukan. Namun begitu, yang lebih penting adalah tindak lanjut dari dinas terkait. Perlu ada penanganan serius agar kerusakan tidak merembet dan mengganggu kelas lain.

"Butuh penanganan lebih lanjut dari pihak terkait,"

Kejadian ini jelas jadi peringatan keras. Soal pentingnya perawatan rutin untuk infrastruktur pendidikan, terutama yang sudah berumur. Agar anak-anak bisa belajar dengan aman dan tenang.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler