Nicolas Maduro akhirnya tiba di tanah Amerika. Presiden Venezuela itu turun dari pesawat di sebuah pangkalan militer AS di New York, dikelilingi oleh agen-agen FBI yang mengawalnya dengan ketat. Ia baru saja ditangkap di Caracas oleh pasukan Amerika.
Menurut laporan AFP, Minggu (4/1/2025), suasana di landasan terlihat tegang. Maduro terlihat turun dari tangga pesawat pemerintah AS di fasilitas Garda Nasional. Ia kemudian diantar perlahan oleh para agen, langkah demi langkah, di sepanjang landasan pacu yang sepi.
Rencananya, pemimpin sayap kiri itu akan segera dibawa dengan helikopter menuju Kota New York. Di sanalah pengadilan menunggu, untuk memproses serangkaian tuduhan perdagangan narkoba yang selama ini dibebankan kepadanya.
Di sisi lain, reaksi keras datang dari dalam negeri Venezuela. Wakil Presiden Delcy RodrÃguez tak tinggal diam. Ia menuntut pembebasan segera Maduro dan istrinya, Cilia Flores, yang juga turut ditangkap dalam operasi militer AS tersebut. Bagi RodrÃguez, aksi ini bukan penangkapan, melainkan sebuah penculikan yang brutal.
Artikel Terkait
Keluarga Laporkan Suami Gadungan yang Klaim Anak Pejabat DPRD Makassar
BNPP Soroti Peran Strategis Dai dalam Pembangunan Kawasan Perbatasan
Hizbullah Tolak Rencana Israel untuk Negosiasi Langsung dengan Lebanon
Megawati Terima Kunjungan Dubes Saudi, Bahas Hadiah Anggrek hingga Gelar Doktor Kehormatan