Di sisi lain, belanja daerah dipatok sebesar Rp 74,28 triliun. Lalu, untuk pengeluaran pembiayaan, angkanya sekitar Rp 7,04 triliun.
Dalam keterangannya, Pramono menyebut sejumlah fokus utama yang akan disokong oleh anggaran ini.
Jadi, intinya, anggaran yang sedikit menciut tahun depan diharapkan bisa tetap menjawab persoalan-persoalan klasik ibu kota. Mulai dari sampah yang menggunung, genangan banjir, hingga kemacetan yang tak kunjung reda. Semuanya butuh penanganan serius, dan anggaran inilah yang akan menjadi modal utamanya.
Artikel Terkait
Arab Saudi Tembak Jatuh 10 Drone di Tengah Eskalasi Konflik Regional
Trader Ritel Indonesia Sering Terjebak Bereaksi Berita Geopolitik di Pasar Forex
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Dimakamkan dengan Upacara Militer di Kalibata
MUI Tegaskan Peran Keluarga Krusial Dampingi PP Tunas Lindungi Anak di Dunia Maya