Bencana Belum Usai, Status Darurat Bener Meriah Diperpanjang Hingga Akhir Tahun

- Rabu, 24 Desember 2025 | 01:45 WIB
Bencana Belum Usai, Status Darurat Bener Meriah Diperpanjang Hingga Akhir Tahun
Perpanjangan Status Darurat Bener Meriah

Status Darurat Bencana di Bener Meriah Diperpanjang Lagi

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi. Kali ini, masa darurat ditetapkan hingga tanggal 30 Desember mendatang. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Di lapangan, situasinya masih jauh dari kata normal.

Menurut sejumlah laporan, dua kecamatan masih terisolasi. Akses darat untuk mengirimkan bantuan logistik ke wilayah-wilayah itu benar-benar terputus. Inilah yang menjadi pertimbangan utama perpanjangan status ini.

"Perpanjangan masa tanggap darurat ini merupakan hasil kajian cepat dan koordinasi bersama unsur Forkopimda," jelas Ilham Abdi, Kepala Pusat Data dan Informasi Posko Penanganan Bencana.

Dia melanjutkan, kondisi di dua kecamatan, yaitu Mesidah dan Syiah Utama, masih memprihatinkan. "Selain dua kecamatan itu, ada beberapa kampung juga masih sulit diakses," tambah Ilham, seperti dilaporkan Rabu (24/12).

Ini sebenarnya bukan perpanjangan pertama. Sebelumnya, status darurat sudah dua kali diperpanjang. Periode kedua yang berakhir pada 23 Desember, langsung diganti dengan periode ketiga yang berlaku hingga akhir tahun. Artinya, upaya penanganan darurat harus terus berjalan tanpa jeda.

Di sisi lain, pemerintah kabupaten berjanji akan mengintensifkan langkah-langkah penanganan. Fokusnya pada perlindungan warga terdampak dan pemenuhan kebutuhan dasar. Koordinasi antar sektor juga digenjot untuk meminimalkan risiko yang masih mengintai.

Semua berawal dari bencana banjir dan tanah longsor yang melanda pada Rabu, 26 November lalu. Kejadian itu merusak sejumlah infrastruktur vital. Jembatan putus, jalan hancur. Hingga kini, sebagian wilayah kabupaten itu masih terasa seperti pulau yang terpisah, sulit dijangkau kendaraan darat.

Jadi, meski waktu terus berjalan, pemulihan di Bener Meriah masih butuh perjuangan panjang. Status darurat yang diperpanjang menjadi bukti bahwa ancaman belum benar-benar berlalu.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar