Di perairan biru Pasifik Timur, sebuah kapal jadi sasaran tembak militer Amerika Serikat. Kapal itu diduga keras terlibat dalam bisnis gelap narkoba. Akibat serangan itu, empat orang yang dicap sebagai 'teroris narkoba' dilaporkan tewas.
Lewat sebuah pernyataan resmi yang dikutip AFP, Kamis (18/12/2025), Komando militer AS menjelaskan tindakan mereka.
Begitu bunyi pernyataan itu. Mereka juga menambahkan, "Sebanyak empat teroris narkoba laki-laki tewas, dan tidak ada pasukan militer AS yang terluka."
Artikel Terkait
Sambutan Hangat di Abu Dhabi, Megawati Ditanya: Lebih Sayang Anak atau Cucu?
Indonesia Kecam Serangan Israel di Gaza: Pelanggaran Gencatan Senjata yang Memicu Kembalinya Mimpi Buruk
Longsor Pangalengan Tewaskan Dua Anak Saat Makan Siang
Gencatan Senjata Retak, 32 Nyawa Melayang dalam Serangan di Gaza