Di hadapan para kepala daerah se-Papua, Presiden Prabowo Subianto melontarkan target yang cukup ambisius. Ia ingin dalam lima tahun ke depan, seluruh daerah di Indonesia sudah bisa mandiri. Swasembada pangan dan energi jadi kuncinya.
"Kita rencanakan dalam 5 tahun semua daerah bisa berdiri di atas kaki sendiri, swasembada pangan dan swasembada energi," tegas Prabowo di Istana Negara, Selasa lalu.
Menurutnya, langkah itu bukan sekadar wacana. Ada tujuan finansial yang sangat besar di baliknya. Dengan kemandirian itu, anggaran negara untuk impor dan subsidi bisa ditekan drastis.
"Dengan demikian, kita akan menghemat ratusan triliun untuk subsidi, ratusan triliun untuk impor BBM dari luar negeri," tambahnya.
Prabowo tampak serius. Bayangkan saja, setiap tahunnya negara harus menggelontorkan ratusan triliun rupiah hanya untuk membeli BBM dari luar. Itu pengeluaran yang sangat besar. Padahal, menurut dia, potensi untuk menghasilkan bahan bakar sendiri sebenarnya ada di depan mata.
"Tiap tahun kita mengeluarkan ratusan triliun untuk impor BBM. Kalau kita bisa tanam kelapa sawit, tanam tebu, tanam singkong pakai tenaga surya dan tenaga air... bayangkan!" ujarnya, mencoba menggambarkan peluang yang terlihat jelas itu.
Lalu, berapa sih angka penghematan konkretnya? Prabowo lantas menunjuk langsung Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang hadir di tempat.
Bahlil menyebut angkanya: sekitar Rp 520 triliun.
"Rp 520 triliun," ulang Prabowo. "Bayangkan kalau bisa kita potong setengah, apalagi kita bisa potong Rp 500 triliun."
Nah, uang yang dihemat itu nantinya tidak akan mengendap di pusat. Prabowo punya rencana lain. Ia menyebut setiap kabupaten berpeluang mendapatkan alokasi dana hingga Rp 1 triliun dari hasil penghematan tadi.
Kalau itu terwujud, dampaknya bisa luar biasa. "Bayangkan kita jadi negara kaya apa," katanya penuh keyakinan. "Ini bisa kita lakukan. Potensi ada, rencana ada, dan kita akan buktikan."
Pidato itu jelas ingin menyuntikkan semangat. Target swasembada lima tahun memang berat, tapi Prabowo berusaha meyakinkan bahwa jalan menuju ke sana sudah terlihat.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi