Kegiatan ini sendiri merupakan bagian dari upaya mendukung visi Generasi Indonesia Emas 2045. Namun begitu, implementasinya sangat lokal dan konkret. Menu yang dibagikan pun dipilih dengan cermat: bubur kolak pisang, roti, keju, dan kacang. Semua disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak usia dini.
“Ini wujud kepedulian Polri dan Bhayangkari untuk dunia pendidikan dan kesehatan anak,” jelas Kapolres.
“Harapan kami, manfaatnya benar-benar dirasakan para siswa.”
Menurut informasi, program yang dihelat Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Kuansing ini menjangkau 39 siswa di TK tersebut. Respon dari pihak sekolah pun sangat positif. Para guru menyampaikan apresiasi mendalam, berharap kegiatan serupa bisa berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah lain di Kabupaten Kuansing.
Selain Kapolres dan Ketua Bhayangkari, turut hadir sejumlah pejabat utama Polres Kuansing. Mulai dari Kabag SDM, Kasat Intelkam, hingga Kasi Humas dan pengurus Bhayangkari. Kehadiran mereka secara lengkap menunjukkan betapa seriusnya perhatian terhadap program ini. Bukan sekadar bagi-bagi makanan, tapi sebuah investasi nyata untuk masa depan.
Artikel Terkait
MK Tegaskan Kewenangan Presiden Soal Grasi dan Amnesti Tetap Utuh
BMKG: Hujan Masih Guyur Jawa-Bali hingga Februari, Waspada Cuaca Ekstrem
Trump Kaji Serangan Terbatas untuk Dukung Gelombang Protes di Iran
Kades Sintang Terjaring Operasi Polisi Usai Mencuri Motor Warga