Selebgram Dian Permatasari baru-baru ini menyuarakan rasa kecewanya. Sasaran kritiknya adalah Dinas Sosial atau Dinsos Langkat. Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, @diianpermataa, dia bercerita soal penggalangan dana yang dilakukannya untuk korban banjir di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Donasinya terkumpul hingga ratusan juta rupiah. Selama tiga hari, Dian dan timnya turun langsung ke lokasi, menyalurkan bantuan itu ke tangan warga yang terdampak. Semua berjalan lancar, sampai tiba-tiba telepon masuk ke timnya.
Penelepon mengaku berasal dari Dinsos Langkat. Permintaannya sederhana, tapi membuat Dian mengernyit.
“Drop aja ke kantor kami, biar kami yang bagikan,”
kata Dian menirukan ucapan si penelepon.
Nah, permintaan inilah yang bikin dia heran sekaligus geram. Soalnya, menurut Dian, pihak Dinsos sama sekali tidak terlibat dalam proses pengumpulan dana itu dari awal. Jadi, buat apa semua bantuan harus dikirim ke kantor mereka? Dian punya kecurigaan sendiri.
“Aku mau cerita nih,” tulisnya di Instagram pada Jumat, 5 Desember 2025. “Berusan aku di hubungi sama tim aku. Jadi aku kan ada letak nomor tim aku, bagi daerah yang belum terjangkau. Itu di data sama tim aku. InsyaAllah kita akan kesana pelan-pelan. Tiba-tiba kalian tahu siapa yang hubungin tim aku? Orang Dinsos Langkat.”
Dia lalu melanjutkan ceritanya.
“Apa katanya? Bapak itu minta seluruh bantuannya, ‘drop aja ke kantor kami, biar kami yang bagikan’. Kelen aja tuh gak ada ngebantu nih rakyat-rakyat disini, tetangga-tetangga aku. Kelen pula mau ngeklaim.”
Intinya, Dian merasa permintaan itu cuma agar bantuan yang dia kumpulkan dengan susah payah bisa diklaim sebagai program resmi dari dinas tersebut. Miris, ya? Seolah-olah tak ada anggaran, sampai-sampai mau numpang nama dari bantuan warga ke sesama warga.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu