Siang itu, suasana tenang di sebuah rumah di Desa Mangunjaya, Tambun Selatan, tiba-tiba berubah riuh. Jeritan memecah keheningan saat keluarga itu sedang asyik makan siang. Seekor ular, yang diduga jenis sanca, ternyata sudah menyelinap masuk ke dalam rumah mereka.
Warga pun langsung panik. Rasa takut itu bercampur bingung, tak tahu harus berbuat apa. Menurut keterangan, sang ibu pelapor lah yang pertama kali melihat kehadiran sang reptil itu dan langsung berteriak minta tolong.
“Pelapor sempat berupaya mengamankan ular secara mandiri dengan menggiringnya ke ruang sempit,” jelas Polres Metro Bekasi lewat akun Instagram mereka, Senin (15/12/2025).
Namun begitu, upaya itu akhirnya dihentikan. Alat yang terbatas dan kekhawatiran akan bahaya yang mungkin timbul membuat mereka memutuskan untuk menelepon. Call Center 110 Mabes Polri jadi pilihan.
Tak butuh waktu lama, personel Polsek Tambun Selatan langsung bergerak. Mereka tiba di lokasi kejadian, yang terjadi sekitar pukul 13.40 WIB hari Minggu itu, dan segera mengecek situasi. Dengan peralatan seadanya tapi penuh kewaspadaan petugas bersama warga akhirnya berhasil mengevakuasi ular tersebut.
“Dengan peralatan seadanya namun penuh kehati-hatian, petugas berhasil mengamankan ular tersebut tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil,” tambah pernyataan polisi itu.
Kejadian ini tentu jadi pengingat. Polisi pun mengimbau masyarakat agar tidak gegabah. Kalau menemukan hewan liar berbahaya di sekitar permukiman, jangan coba-coba ditangani sendiri. Lebih baik laporkan saja ke pihak berwenang yang punya kemampuan dan alat memadai.
Dalam pernyataannya, polisi bahkan menyelipkan nada sedikit ringan namun bermakna. “Dari menjaga kamtibmas hingga menjadi pawang ular dadakan, Polri hadir memberikan rasa aman bagi masyarakat.”
Nah, buat warga Bekasi khususnya, cerita ini mungkin bisa bikin kita semua lebih waspada. Sekaligus tahu harus berbuat apa jika menghadapi situasi serupa.
Artikel Terkait
Qatar Mediasi Iran-AS, Kesepakatan Buka Jalur Selat Hormuz dan Inspeksi Nuklir Tinggal Finalisasi
Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi 10 Orang, Sebelas Lainnya Masih Dirawat
Mahasiswi di Samarinda Ditembak Mantan Pacar karena Tak Terima Putus
Sheffield FC, Klub Sepak Bola Tertua di Dunia, Tetap Aktif Setelah Lebih dari 150 Tahun Berdiri