Bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Aceh akhirnya tiba juga. Kali ini, Polri bersama WWF Indonesia bergerak cepat. Puluhan ton logistik dan sembako dikirim lewat udara, tepatnya dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Iskandar Muda di Banda Aceh. Pengiriman dilakukan Jumat malam lalu.
Menurut Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Ronald Sipayung, ini adalah hasil kolaborasi antara kepolisian, WWF, dan Kementerian Kehutanan. Bandara Soetta sendiri saat ini difungsikan sebagai pusat informasi untuk memantau perkembangan penyaluran bantuan.
Ronald membeberkan, upaya pengiriman sudah berjalan cukup intens.
“Dari Polri, sampai saat ini sudah mengirimkan bantuan logistik kurang lebih 160 ton dengan 9 kali penerbangan. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dan dukungan penuh dari rekan-rekan kargo,” ujarnya, Sabtu (13/12/2025).
Ia tak lupa mengucapkan terima kasih pada maskapai penerbangan yang turut membantu. Rimbun Air adalah salah satu yang terlibat, mengangkut bantuan untuk jutaan warga terdampak longsor dan banjir bandang di Sumatera itu.
Di sisi lain, Ronald juga mengajak masyarakat untuk proaktif. Jika melihat ada kendala dalam penyaluran bantuan, masyarakat bisa langsung melapor.
“Kami siap membantu. Layanan ini bagian dari komitmen Polri untuk pelayanan publik yang humanis dan mudah diakses. Bantuan yang melalui Bandara Soetta ini juga ada sumbangan dari masyarakat,” tegasnya.
Call center 110 Polri disiapkan untuk menerima laporan.
Sementara dari sisi WWF Indonesia, pengiriman ini punya makna khusus. CEO WWF Indonesia, Aditya Bayunanda, menyebut ini adalah pengiriman perdana mereka melalui Bandara Soetta.
“Total bantuan kemanusiaan yang dikirimkan mencapai 22,5 ton. Bantuan ini disalurkan oleh WWF Indonesia sebagai salah satu organisasi konservasi independen terbesar di dunia yang bekerja untuk melestarikan keanekaragaman hayati,” jelas Aditya.
Ia mengapresiasi semua pihak, mulai dari kepolisian, maskapai, hingga masyarakat yang telah mendukung suksesnya pengiriman pertama ini. Upaya bersama seperti ini, meski terkesan mendadak, menunjukkan solidaritas yang masih kuat ketika saudara-saudara di Aceh sedang berjuang.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi