Hari ini, suasana di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kejuruan Muda Bukit Rata, Aceh Tamiang, agak berbeda. Biasanya tempat ini fokus pada urusan gizi, namun kini berubah fungsi menjadi dapur umum. Yang bikin ramai, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, datang langsung menyambangi lokasi.
Di tengah situasi bencana yang masih terasa, kehadiran Menko Pangan itu seperti suntikan semangat. Ia tak cuma melihat-lihat. Zulhas, panggilan akrabnya, terlibat diskusi dengan warga, mendengarkan keluh kesah mereka tentang banjir dan longsor yang menerjang.
Para petugas SPPG pun menyambut hangat kedatangannya. Rupanya, di balik semangat mereka menyiapkan makanan, ada duka yang mendalam. Banyak dari mereka yang justru kehilangan tempat tinggal akibat bencana itu.
Seperti yang diungkapkan Armiana, salah seorang petugas masak di sana.
"Alhamdulillah bisa didatangi Pak Zul, saya senang bisa dikunjungi dapurnya," ujarnya. Suaranya lirih tapi tegas. "Kami sudah tidak punya rumah lagi. Tapi ya, tetap semangat bekerja di dapur."
Kunjungan Menko ini seolah melanjutkan perhatian pemerintah pusat terhadap Aceh Tamiang. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sudah lebih dulu datang. Ia menemui warga di pengungsian korban banjir bandang, mendengar langsung keluhan mereka.
"Ibu-ibu, anak-anakku sekalian, terima kasih saya hari ini diterima dengan baik," kata Prabowo pada Jumat (12/12/2025) lalu.
"Saya datang sesuai janji saya, waktu itu Tamiang masih terputus. Saya lihat keadaan, Insyaallah bersama-sama kita akan memperbaiki keadaan ini. Pemerintah akan turun, akan membantu semuanya," sambungnya penuh keyakinan.
Menurut catatan, itu sudah kunjungan ketiga kalinya Presiden ke wilayah bencana di Aceh. Sepekan sebelumnya, tepatnya Minggu (7/12), ia sudah meninjau Jembatan Bailey Teupin Mane dan posko pengungsian di Kabupaten Bireuen. Upaya pemerintahan baru ini terlihat ingin memastikan bantuan dan pemulihan benar-benar sampai ke tangan warga.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi