Dini hari yang sunyi di Jakarta ternyata tak sepenuhnya tenang. Patroli kewilayahan Direktorat Samapta Polda Metro Jaya bergerak, menyisir titik-titik yang dikenal rawan. Tujuannya jelas: mengantisipasi balap liar dan berbagai tindak pidana lain yang kerap muncul di jam-jam sepi.
Semuanya berawal dari apel singkat di Polda Metro Jaya, Senin (8/12) dini hari tadi. Kombes Yully Kurniawan, sang Dirsamapta, memimpin puluhan personel yang diterjunkan. Mereka menyebar, mengawasi lokasi-lokasi yang sudah sering jadi ajang balapan tidak resmi.
Dan dugaan mereka terbukti. Di Jalan Ahmad Yani, Jakarta Pusat, keributan mesin motor memecah keheningan. Begitu patroli yang terdiri dari Tim 3P, Patroli Kota, Patroli Monitoring, Unit K9, dan Polwan mendekat, suasana langsung berubah kacau. Para pelaku balap liar itu langsung bubar, berhamburan menyelamatkan diri.
“Tim Patroli 3P, Patroli Kota, Patroli Monitoring, Unit K9 dan Polwan membubarkan aksi balap liar di Jl. Ahmad Yani, Jakarta Pusat,” kata Kombes Yully kepada awak media.
Meski banyak yang kabur, dua orang tak sempat melarikan diri. Polisi berhasil mengamankan dua pria berinisial A (25) dan FU (28). Saat ini, mereka beserta barang bukti sudah diamankan di Polsek Cempaka Putih.
“Kemudian para pelaku balap liar diamankan ke Polsek Cempaka Putih guna pengembangan dan proses lebih lanjut,” tutur Yully.
Menurutnya, operasi ini bukan sekedar serbuan. Patroli Perintis Presisi itu dinilainya berhasil menciptakan kondisi yang lebih aman dan tertib di daerah rawan. Selain mengamankan pelaku, langkah ini juga jadi upaya antisipasi tawuran di sepanjang rute yang dilalui tim.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi