Motif Pembunuhan: Kesal Disuruh Keluar Kamar
Saat diperiksa di Mapolda Sumsel, pelaku Febrianto mengaku motif pembunuhan berawal dari rasa kesal. Ia marah karena korban tidak mau melakukan hubungan intim untuk kedua kalinya, padahal menurut perjanjian kencan, korban setuju dibayar Rp300.000 untuk jasa berhubungan badan sebanyak dua kali.
“Iya (melakukan) pembunuhan, karena kesal. Karena sebelum waktunya, saya disuruh keluar dari kamar,” kata Febrianto dalam konferensi pers di Polda Sumsel.
Dirkrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Johannes Bangun, menegaskan bahwa pelaku merasa ditipu karena korban dianggap melanggar kesepakatan. "Pelaku merasa kesal dan marah ke korban. Saat itulah terjadi pembunuhan,” ujarnya di Mapolda Sumsel, Kamis (16/10/2025).
Berdasarkan pengakuan pelaku, ia menyumpal mulut korban menggunakan manset hitam yang sebelumnya dilepas, lalu mencekik leher Anti Puspitasari hingga tewas di atas kasur kamar hotel.
Sumber: https://www.MURIANETWORK.COM/
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinícius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral