Kepolisian akhirnya membongkar makam Sutrimo, yang disebut sebagai kepala rumah tangga dan orang kepercayaan mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah. Ekshumasi dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian yang diduga tidak wajar.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, proses ini merupakan kelanjutan dari dua laporan yang masuk. Laporan pertama diterima Bareskrim Polri pada 7 Agustus, disusul laporan keluarga Sutrimo di Polresta Banyumas pada 8 Agustus. Keduanya kini telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.
"Nah, berawal dari proses penyelidikan yang dilakukan sampai dengan naik tahap penyidikan, pada saat sekarang, kita akan melaksanakan ekshumasi," ujar Budi di makam Sutrimo Desa Wlahar, Wangon, Kabupaten Banyumas, Rabu (12/8).
Budi mengungkapkan, keluarga Sutrimo mendukung penuh langkah penyidikan ini. Mereka telah memberikan izin resmi untuk dilakukannya pemeriksaan terhadap jenazah.
"Kami sampaikan keluarga almarhum sudah memberikan izin, memberikan restu secara resmi untuk dilakukan ekshumasi, pemeriksaan jenazah," jelas dia.
Menurut Budi, keluarga menginginkan kejelasan tentang penyebab kematian Sutrimo. Ekshumasi sendiri merupakan bagian integral dari proses penyidikan.
"Untuk mengetahui riwayat medis maupun apa yang akan kita harapkan di dalam penemuan ini oleh tim gabungan dokter forensik," imbuh dia.
Dalam kegiatan hari ini, ada tiga tahapan yang dilakukan: pembongkaran makam, pemeriksaan luar jenazah, dan pemeriksaan bagian dalam. Budi juga mengajak masyarakat untuk menghormati proses ini.
"Kami juga mengajak kepada seluruh masyarakat dan rekan-rekan sekalian, kita memberi ruang, ruang empati kepada keluarga almarhum," pinta Budi.
Sementara itu, Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen dr Sumy Hastry Purwanti menyebut, tim yang terlibat tidak hanya ahli forensik, tetapi juga ahli DNA, toksikologi, dan histopatologi anatomi. Mereka bekerja secara menyeluruh untuk memastikan hasil yang akurat.
"Kita bekerja dengan menyeluruh, komprehensif, dan hasilnya juga berdasarkan dari hasil pemeriksaan laboratorium nanti yang kita dapatkan. Mohon doanya sehingga kita bisa membuat jelas apakah cara dan sebab kematiannya natural atau unnatural seperti itu," kata Hastry.
Artikel Terkait
Ahli Racun hingga DNA dari UI dan Unair Dilibatkan Periksa Jenazah Sutrimo
Polisi Ekshumasi Jenazah Sutrimo, Keluarga Beri Izin Penuh
Ekshumasi Makam Orang Kepercayaan Eks Jampidsus Digelar, Polisi Libatkan Tim Forensik
Keluarga Febrie Adriansyah Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Sutrimo