KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Ratusan Penumpang Dievakuasi

- Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:48 WIB
KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Ratusan Penumpang Dievakuasi

Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok, wilayah Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (12/8) dini hari. Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.15 WITA saat kapal berlayar dari Pelabuhan Padang Bai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, dengan membawa ratusan penumpang.

Kantor SAR Mataram menerima laporan darurat pada pukul 04.39 WITA dan langsung mengerahkan personel serta armada penyelamatan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi penumpang dan kru kapal. Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menegaskan bahwa fokus utama operasi adalah menyelamatkan seluruh orang yang berada di atas kapal.

“Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigid Inflatable Boat (RIB), dan Rigid Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi,” ujar Hariyadi dalam keterangannya.

Kondisi darurat di laut membuat proses evakuasi membutuhkan dukungan dari berbagai unsur SAR dan kapal yang melintas di sekitar lokasi kebakaran. Kantor SAR Mataram juga berkoordinasi dengan Kantor SAR Denpasar yang mengerahkan KN SAR Arjuna untuk membantu penyelamatan. Selain itu, helikopter milik SGi Air Bali diterjunkan untuk melakukan pemantauan udara guna memperluas jangkauan pencarian dan memantau kondisi di sekitar kapal.

Operasi SAR melibatkan sejumlah instansi dan unsur maritim, antara lain Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yacht yang berada di sekitar lokasi, SGi Air Bali, masyarakat setempat, serta pihak terkait lainnya.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih berada di lokasi kejadian dan melanjutkan proses evakuasi terhadap penumpang dan kru kapal. Belum ada informasi resmi mengenai jumlah korban maupun kondisi seluruh penumpang KMP Putri Yasmin.

Saat dikonfirmasi mengenai kondisi kapal dan para penumpang, pihak ASDP Lembar memilih untuk tidak memberikan keterangan lebih lanjut. “Masih koordinasi ya,” jawab Handayono Prianto, General Manager ASDP Lembar.

Pihak SAR mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dari otoritas terkait dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi mengenai insiden tersebut.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags