Dua Prajurit TNI dalam Mobil Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi di Bandung

- Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:00 WIB
Dua Prajurit TNI dalam Mobil Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi di Bandung

Polisi masih mendalami kasus tabrak lari yang menewaskan anggota Sat Samapta Polrestabes Bandung, Aiptu Asep Suhara. Dalam perkembangan terbaru, terungkap bahwa di dalam mobil yang terlibat kecelakaan terdapat dua prajurit TNI.

Kapendam III Siliwangi, Kolonel Inf Mahmuddin, membenarkan bahwa dua prajurit tersebut berinisial Prada A dan Prada V. Keduanya kini diperiksa untuk mengetahui keterlibatan mereka dalam peristiwa yang terjadi di Jalan Merdeka, Kota Bandung, pada Minggu (9/8) dini hari itu.

"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepulangannya Aiptu Asep," ujar Mahmuddin dalam konferensi pers di Polrestabes Bandung, Selasa (11/8).

Mahmuddin menjelaskan, kendaraan yang menabrak korban dikemudikan oleh seorang warga sipil berinisial A. "Terkait dengan informasi yang beredar, bahwa benar, di dalam satu kendaraan tersebut ini yang mengendarai adalah saudara A, berinisial A," katanya.

"Kemudian di dalamnya itu tadi yang disampaikan sama Pak Kapolres, bahwa ada dua orang anggota kita yang berinisial adalah Prada A dan Prada V," sambungnya.

Meski demikian, Mahmuddin menegaskan bahwa status kedua prajurit tersebut saat ini masih sebagai saksi. Mereka diperiksa untuk mendapatkan gambaran utuh tentang kronologi kejadian. "Saat ini, yang bersangkutan dua orang ini sementara dijadikan saksi dulu di sini, dilakukan pemeriksaan," ucapnya.

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penyelidikan yang dilakukan kepolisian. Selain itu, pihak TNI juga akan melakukan pemeriksaan internal terhadap kedua prajurit tersebut. "Nanti akan lebih lanjut lagi kita lakukan pemeriksaan secara internal. Masih dalam proses penyelidikan," tuturnya.

Sebelumnya, Aiptu Asep Suhara menjadi korban tabrak lari saat mengendarai sepeda motor usai menjalankan tugas patroli malam. Ia ditabrak dari arah belakang oleh sebuah mobil hingga terlempar dan terseret puluhan meter. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Polisi telah mengamankan pengemudi mobil yang diduga terlibat. Pengemudi tersebut mengakui bahwa dirinya yang berada di balik kemudi saat peristiwa terjadi. Keberadaan dua prajurit TNI di dalam mobil itu kini menjadi bagian dari pendalaman aparat untuk memastikan peran masing-masing.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags