Polisi Korban Tabrak Lari di Bandung Sempat Pamit ke Istri Sebelum Piket

- Senin, 10 Agustus 2026 | 21:54 WIB
Polisi Korban Tabrak Lari di Bandung Sempat Pamit ke Istri Sebelum Piket

Aiptu Asep Suhara, anggota polisi yang tewas setelah ditabrak mobil di Jalan Merdeka, Kota Bandung, sempat berpamitan kepada istrinya sebelum berangkat piket. Ia meninggalkan istri tercinta, Eka Yulianti, dan empat orang anak.

Eka menuturkan bahwa suaminya berangkat dalam kondisi sehat dan masih berkomunikasi dengannya sekitar pukul 23.00 WIB pada Sabtu malam. "Berangkat waktu dinas juga kondisi lagi sehat, sehat. Jam 11 malam itu terakhir komunikasi," kata Eka saat ditemui, Senin (10/8).

Dalam percakapan terakhir itu, keduanya sempat membahas persiapan anak kedua mereka yang akan bergabung dengan Persik Kediri. Rencananya, Aiptu Asep akan mengantar anaknya pada Selasa besok. "Ngebahas masalah anak. Anak itu ya anak yang kedua kan mau berangkat ke Persik Kediri. Rencana tuh diantar sama suami hari Selasa ini," ujarnya.

Setelah pembicaraan itu, Aiptu Asep berpamitan untuk menjalankan piket. "Terus pas ya izin gitu, 'Ayah piket dulu ya,' gitu. 'Besok hati-hati,' gitu. Udah. Itu terakhir," tutur Eka.

Tak lama kemudian, sekitar pukul 04.30 WIB pada Minggu (9/8), Eka menerima kabar bahwa suaminya mengalami kecelakaan. Informasi pertama datang dari ayahnya yang mendapat kabar dari Bhabinkamtibmas setempat. Setelah dikonfirmasi ke keluarga, kabar itu dipastikan benar.

Aiptu Asep meninggal di lokasi kejadian. Ia diduga menjadi korban tabrak lari oleh sebuah mobil sedan berwarna hitam.

Eka membenarkan bahwa status WhatsApp yang beredar luas adalah status yang dibuat oleh suaminya. Menurutnya, tidak ada kejadian khusus yang mendahului kecelakaan tersebut. "Nggak ada apa-apa. Enggak ada maksudnya enggak ada kejadian atau firasat apa, enggak," katanya.

Ia menambahkan, beberapa hari sebelumnya suaminya memang sempat membuat status yang bernuansa galau. Namun, Eka menilai hal itu lebih berkaitan dengan pikirannya tentang masa depan anak-anak mereka yang masih kecil.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags